By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Umat Hindu Diminta Sembahyang Tawur Agung di Pura Masing-masing
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Umat Hindu Diminta Sembahyang Tawur Agung di Pura Masing-masing

Last updated: 21 Maret 2020 17:53 17:53
Jatengdaily.com
Published: 21 Maret 2020 17:53
Share
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jateng Anak Agung Ketut Darmaja menggelar rapat koordinasi menjelang pelaksanaan Nyepi. Foto:hms
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menyusul imbauan pemerintah bagi masyarakat agar menghindari kerumunan sebagai upaya menangkal persebaran Covid-19, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jateng Anak Agung Ketut Darmaja meminta agar umat Hindu di Jawa Tengah melakukan peribadatan di pura atau rumah masing-masing.

“Kami anjurkan sembahyang di Pura yang terdekat. Kalau tidak ada pura, ya sembahyang di rumah,” kata Agung.

Sedianya, ibadah Tawur Agung akan digelar pada 24 Maret, sehari menjelang hari suci Nyepi, di Candi Prambanan, Klaten, dan dihadiri umat Hindu dari berbagai daerah di Tanah Air. Mengingat pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat Covid-19, ritual tetap akan dilaksanakan namun dengan jumlah peserta yang lebih sedikit guna mengurangi risiko penularan virus corona.

“Ritual tetap akan berjalan, namun seremonial tidak ada. PHDI Jateng mengikuti instruksi dari PHDI pusat termasuk panitia Nyepi, kemudian mengikuti petunjuk gubernur. Bahwasanya untuk ritual kita batasi orangnya difokuskan pada pemimpin upacara, rohaniawan, yang menyiapkan sesaji dan perwakilan panitia,” tuturnya.

Terkait jumlah peserta ritual Tawur Agung, pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan pihak Taman Wisata Candi. Dia berharap, jumlahnya tak lebih dari 200 orang. Pada kondisi normal, ritual tersebut bisa dihadiri oleh puluhan ribu umat.

“Dengan jumlah 150-200 itu tak banyak, tempat duduk kita bisa atur sedemikian rupa. Untuk seremonial, mengundang menteri dan sebagainya tidak ada. Hanya acara ritual inti saja,” imbuh Agung.

Komunikasi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan upacara Tawur Agung. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga akan berkomunikasi dengan Bupati Klaten sebagai pemangku wilayah dan Taman Wisata Candi Prambanan sebagai pengelola destinasi.

“Terkait (acara) di Prambanan, saya sendiri sudah komunikasi dengan pusat, agar pesertanya tidak banyak, tidak sampai sepuluh ribu. Kemungkinan harapannya di bawah seratus orang. Kalau dari pusat inginnya 10-15 orang saja, kalau bisa segitu lebih baik lagi kan, agar bisa mengatur jarak dan lain sebagainya,” kata Ganjar. st

You Might Also Like

1.500 Mahasiswa Perguruan Tinggi se-NTT Angkat Tiga Jari; Pak Ganjar Bisa Perbaiki Demokrasi Kita
Libur Sekolah Tiba, KAI Daop 4 Siapkan Transportasi KA yang Nyaman dan Menyenangkan
Mahasiswa KKN Unnes Edukasi Siswa SDN 1 Belor dengan Poster Membaca yang Benar
Memutus Mata Rantai DBD, Puskesmas Mranggen III Giatkan G1R1J
Sebanyak 1.728 Panwaslu Kecamatan Pemilihan Serentak 2024, Resmi Dilantik
TAGGED:COVID 19PHDISembahyang di PuraTawur AgungUmat Hindu
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?