By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: PFA, Langkah Awal Atasi Masalah Mental
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PFA, Langkah Awal Atasi Masalah Mental

Last updated: 12 Oktober 2020 16:17 16:17
Jatengdaily.com
Published: 12 Oktober 2020 16:17
Share
Kelompok 81 KKN Reguler Dari Rumah UIN Walisongo Semarang menggelar Webinar “Mental Health Awareness : Psycological First Aid (PFA) Training”. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, kelompok 81 KKN Reguler Dari Rumah UIN Walisongo Semarang menggelar Webinar “Mental Health Awareness : Psycological First Aid (PFA) Training” sebagai tema besar.

Kegiatan ini berlangsung dengan menggandeng Ketua Tim Penggerak (TP) Magelang. Dalam sambutannya sebagai Keynote Speaker, Christanti Zaenal Arifin menyampaikan tentang pentingnya memahami kesehatan mental dan erat kaitannya dengan pikiran positif.

“Menjaga kesehatan mental itu erat kaitannya dengan pikiran positif dan kemampuan mengolah rasa,” ujarnya, Sabtu (10/10/2020).

Selain itu, narasumber utama Hikmatun Balighoh mengangkat Psychological First Aid (PFA) sebagai tema karena dianggap penting, terlebih selama pandemi berlangsung.

“PFA merupakan langkah awal dalam menangani kesehatan mental yang dapat dilakukan berbagai kalangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, psikolog klinis sekaligus dosen UIN Walisongo ini menyampaikan bahwa PFA dapat dilakukan oleh siapa saja.

” PFA bukanlah sebuah sesi tanya jawab, intervensi maupun konseling. Melainkan berupa pendampingan wajib dalam mendengarkan penyintas bicara,” lanjutnya.

Akhir acara, ia menyampaikan harapannya tentang akan munculnya pemahaman baru bagi semua peserta yang mengikuti acara ini.

“Diharapkan dapat meningkatkan kewarasan kesehatan mental terlebih di era pandemi New Normal. Sebab PFA adalah cara tercepat dan terbaik yang dapat dilakukan siapa saja,” tutupnya. Sabrina Mutiara Fitri-yds

You Might Also Like

Lakukan Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Percepat Realisasi Belanja Daerah
Jelang Porwanas, Bridge PWI Jateng dan Tim Pelajar Kabupaten Semarang Beruji Coba
Polri Tak Keluarkan Izin Penyelenggaraan Liga 1, Ini Alasannya
Perbaikan Situs Cagar Budaya Harus Berizin
Cegah Korban Kekerasan, Rasa Aman di Satuan Pendidikan Harus Benar-Benar Diwujudkan
TAGGED:hari kesehatan mental seduniakkn uin walisongopfawebinar uin walisongo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?