Phylatelis Senior Hocky Haryanto Ramaikan Stan Pasar Semawis

Phylatelis senior Hocky Haryanto (berkaos biru) saat memamerkan koleksi filateli pada acara Pasar Imlek Semawis 2020. Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Phylatelis senior Kota Semarang, Hocky Haryanto, Jumat malam ikut meramaikan stand Pos Indonesia, pada acara pembukaan  Pasar Imlek Semawis di Pecinan Semarang Tengah  yang menjadi salah satu  event destinasi wisata yang dicari dan dirindukan warga Kota Semarang.

Event pariwisata kota Semarang di ‘China Town’ Semarang itu, digelar setiap awal tahun, adalah Pasar Imlek Semawis (PIS), dan  tahun 2020 ini yang telah menginjak usia yang ke 17 kali nya.

Selama tiga hari kegiatan untuk memeriahkan tahun Imlek 2020 yang jatuh pada tanggal 25/1/2020, Pasar Imlek Semawis kembali digelar, tepatnya gelaran Pasar Imlek Semawis dari tanggal 17-19/1/2020.

Seperti biasa, gelaran dilaksanakan dari Gang Pinggir sampai Wotgandul timur, kawasan Pecinan Semarang itu menarik animo masyarakat yang ingin melihat secara langsung pembukaan PIS 2020.

PIS yang mengangkat tema Wayang Potehi itu pun dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Rangkaian acara PIS diawali dengan Ketuk Pintu yaitu doa bersama di Klenteng Tay Kak Sie dilanjutkan doa keliling Klenteng yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Dalam PIS ratusan stand bazar kuliner akan tetap disuguhkan dengan menu beragam, dari kuliner khas Cina, Jawa, hingga menu khas lainnya.

Dalam sambutanya, Ganjar mengatakan, dari kegiatan Tuk Panjang di PIS kali ini tentunya banyak sekali makanan beraneka ragam yang dihidangkan. Hal tersebut bisa dilihat nilai keberagaman pula.

“Acara Pasar Semawis ini kita akan bantu benahi, dari mulai tata letak, tata acara agar menjadi salah satu destinasi wisata nasional bahkan internasional,” katanya.

Selain itu, dirinya berharap dari kegiatan Pasar Imlek Semawis ini bisa mempererat persaudaraan dan persatuan.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang merawat, kita yang menyebarkan senyuman. Sehingga persatuan dan kesatuan bangsa ini tetap terjaga,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Semarang Mujiono mengatakan, Pos Indonesia terus mengikuti perkembangan zaman.  Inovasi terus dilakukan. Bukti bahwa inovasi Pos terus dilakukan adalah bahwa tidak berkurangnya pekerjaan pos.

Misalnya, kata Mujiono,  paket pos terus meningkat dengan adanya perdagangan online. Justru di era digitalisasi ini, mendukung meningkatnya kinerja Pos menjadi lebih baik, lebih cepat dan inovatif. Ugl–st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here