Ilustrasi Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM tahun lalu. Sedangkan tahun ini secara daring. Foto: Humas UGM

YOGYA (Jatengdaily.com)- Ribuan mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, program sarjana dan diploma angkatan 2020 akan mengikuti Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) mulai besok, Senin (7/9/2020).

Dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, para mahasiswa baru akan mengikuti PPSMB secara daring melalui sejumlah platform yang tengah disiapkan.

“Di era pandemi ini pelaksanaannya memang sedikit berbeda, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nilai ke-UGM-an, dan nilai keilmuan,” ucap Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr, dilansir dari laman UGM, Minggu (6/9/2020).

Djagal menerangkan, PPSMB mengawali perjalanan seorang mahasiswa sebagai pembelajar di UGM. Kegiatan orientasi ini diselenggarakan untuk memberikan bekal pada para mahasiswa baru untuk menjadi pembelajar yang sukses di UGM hingga lulus dan memperoleh gelar sarjana maupun sarjana terapan.

Meski dilaksanakan secara daring, hal ini menurutnya tidak akan mengurangi esensi PPSMB yang sejak dulu memang lebih menekankan pada aktivitas yang mengasah intelektual dibanding mengasah fisik.

Para peserta pun akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai program studi maupun asal daerah sehingga kerja sama serta diskusi yang solutif tetap dapat terbangun dengan memanfaatkan media-media digital.

“Yang digembleng bukan ketahanan fisik, tapi ketahanan intelektualitas dari mahasiswa sebagai insan akademis. Harapannya selama mengikuti PPSMB kecerdasan soft skill para mahasiswa meningkat dan bisa memiliki toleransi serta kemampuan adaptasi selama menjadi mahasiswa UGM,” terangnya.

Ia menekankan bahwa PPSMB bukanlah kegiatan perpeloncoan yang menakutkan atau menekankan senioritas. Ia berharap para mahasiswa baru UGM dapat menyambut PPSMB dengan antusiasme dan kegembiraan sebagai orang-orang yang telah melalui perjuangan panjang untuk diterima di UGM dan berhasil menyandang status sebagai mahasiswa UGM.

“Kami ingin para mahasiswa melihat bagaimana belajar di UGM itu menyenangkan, tidak menakutkan, dan PPSMB itu mengakrabkan bukan membuat permusuhan,” kata Djagal.

Di samping menyiapkan sejumlah alternatif platform yang dapat digunakan dengan memperhatikan kondisi masing-masing daerah di mana para mahasiswa berada, UGM juga menyiapkan pemberian bantuan kuota internet bagi mahasiswa baru untuk mengikuti PPSMB.

Djagal menambahkan, UGM juga tengah menyiapkan naskah akademik agar pelaksanaan PPSMB terhitung ke dalam satuan kredit semester (SKS) sehingga para peserta PPSMB akan mendapat nilai dari kegiatan PPSMB.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Karakter Mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan UGM, Dr. dr. Rustamadji, M.Kes., menambahkan sejumlah materi PPSMB sudah mulai bisa diakses pada tanggal 2 September oleh mahasiswa baru yang telah menyelesaikan proses registrasi.

Usai upacara pembukaan yang dilangsungkan pada 7 September, peserta PPSMB akan menerima materi kebangsaan dan ke-UGM-an pada 7-8 September, materi soft skill pada 9-10 September, dan pengenalan bidang keilmuan pada 11-12 September.

“Setelah itu masih ada satu kegiatan lagi yang dikerjakan di rumah masing-masing dalam kaitan dengan pandemi, bagaimana peserta bisa berkontribusi aktif terhadap penanganan pencegahan Covid-19. Kemudian kita akhiri dengan penutupan pada tanggal 4 Oktober,” paparnya. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here