By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PRS dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Kesehatan Mental dan Spiritual bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PRS dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Kesehatan Mental dan Spiritual bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa

Last updated: 23 Oktober 2020 16:44 16:44
Jatengdaily.com
Published: 23 Oktober 2020 16:44
Share
Tim KKN UIN senam ceria bersama warga dan Orang Dalam Gangguan Jiwa di Sayung Demak. Foto:dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Kelompok 30 KKN UIN Walisongo berkerja sama dengan Pusat Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba (PRS) Maunatul Mubarok, Sayung, Demak menggelar rangkaian kesehatan mental dan spritiual bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Kegiatan sosial tersebut berjalan dengan lancar dari pagi hingga sore hari. Rangkaian kegiatan meliputi cek kesehatan, terapi pijat syaraf, dan senam ceria serta permainan games.

Ahmad Faizun, selaku salah satu pengurus PRS Maunatul Mubarok mengatakan, sekitar 100 ODGJ yang melakukan rehabilitasi di PRS, namun untuk kegiatan bersama Kelompok 30 KKN UIN Walisongo ini hanya 50 ODGJ saja yang mengikuti.
“Kurang lebih 50 ODGJ ikut kegiatan bersama KKN, karena memang tidak semua ODGJ dalam keadaan stabil”, ucapnya.

Memadukan pengobatan secara biologis dan spiritual PRS ini telah berdiri secara resmi sejak 2005 dengan pasien dari seluruh Indonesia. Hal inilah yang membuat Kelompok 30 tertarik untuk mengadakan kegiatan bersama.

Mencari suasana berbeda. Biasanya kita berkegiatan dengan orang yg jiwanya normal. Namun kali ini mencoba berhadapan langsung dengan orang yg mempunyai gangguan jiwa. Supaya kita tau sebenarnya yg menyebabkan mereka seperti itu apa. Dan kita bisa lebih menghargai orang yg memiliki gangguan tersebut,” kata Wiji selaku penanggung jawab kegiatan.

Mahasiswa KKN UIN melakukan praktik penyembuhan pijat saraf. Foto:dok

Kegiatan ini pun disambut baik oleh Faizun karena menjadi salah satu bentuk perhatian kepada ODGJ. “Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mau berkegiatan bersama disini. Ikut merasakan bagaimana rasanya menyatu bersama ODGJ”, tuturnya. ”Dinas-dinas terkait maupun masyarakat bisa memberi perhatian lebih kepada ODGJ karena mereka juga sama seperti kita pada umumnya,” pinta Faizun.

“Tentunya kami sangat berharap Dinas-dinas terkait maupun masyarakat luas bisa ikut membantu kegiatan di PRS ini. Tidak hanya secara materi namun juga bisa dalam program-program yang dilaksanakan di sini”, pungkasnya. Penulis: Shariyatut Diana–Jatengdaily.com–st

You Might Also Like

Polisi dan Kampus Usut Dugaan Pelecehan Seksual ke Maba UNY
Riuh Kongres PWI 2025: Akhmad Munir Raih Mandat Wartawan Indonesia
Mulai 1 September 2024 KA Banyubiru Melayani Naik Turun Penumpang di Stasiun Alastua
Tim Dokter PSIS akan Periksa Pemain Pascalibur
TMMD Reguler 123 Tahun 2025 di Bandungrejo, Danrem Makutarama Apresiasi Semangat Gotong-royong Masyarakat
TAGGED:kesehatan mentalkkn uin walisongoorang dalam gangguan jiwaPRS Maunatul Mubarok Demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?