By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Satu Laki-laki Warga Semarang Positif Corona Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Satu Laki-laki Warga Semarang Positif Corona Meninggal

Last updated: 17 Maret 2020 17:27 17:27
Jatengdaily.com
Published: 17 Maret 2020 17:24
Share
RSUP dr Kariadi. Foto: Jatengdaily.com/she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Satu orang, dengan identitas kelamin laki-laki berumur 43 tahun, meninggal dunia, di RSUP dr Kariadi Semarang.

Dia meninggal, karena Corona (Covid-19). Hal ini dipertegas dari hasil laboratorium Balitbang Kemenkes, bahwa korban meninggal karena positif terpapar virus Covid-19.

Korban meninggal Selasa (17/3/2020) pukul 03.48 WIB pagi tadi setelah menjalani perawatan dan menjalani isolasi di RSUP dr Kariadi Semarang.

“Dia warga Semarang, hasil Laboratorium Kemenkes keluarnya Senin (16/3/2020) dinyatakan positif. Pagi tadi meninggal, dan sudah dimakamkan hari ini juga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo saat diwawancara di gedung Pemprov Jateng, Selasa (17/3/2020).

Dia menyebut pasien yang diketahui positif Corona dirawat RSUP dr Kariadi pada 10 Maret 2020 merupakan rujukan dari rumah sakit swasta di Semarang.

“Jadi pindah rumah sakit swasta dua kali. Ketika dirawat rumah sakit swasta kondisinya menurun. Terus mungkin terkena Covid-19, indikasinya di situ,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan keseluruhan pasien di Jateng yang terinfeksi virus Corona per hari ini berjumlah enam orang.

“Empat pasien masih dirawat dan dua meninggal,” kata Ganjar Pranowo.

Sampai saat ini, terdapat 1.005 warga Jateng yang masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) terkait virus Corona. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 69 orang.

“24 orang sudah pulang, 45 pasien masih dalam perawatan intensif. Total jumlah kasus kematian di Jawa Tengah akibat infeksi Corona berjumlah dua orang. Selain warga Semarang yang meninggal di RS Kariadi, beberapa hari lalu, seorang pasien positif Corona juga meninggal di RSUD Dokter Moewardi, Solo,” ungkap Ganjar Pranowo. adri-she

You Might Also Like

Penyebab Tujuh Orang Meninggal Kecelakaan Bus Rosalia Indah, Diduga Sopir Bus Mengantuk
Menag Pastikan Berangkatkan Calon Haji Tahun 2022 Ini
Wali Kota Semarang Apresiasi Kepemimpinan Kapolda Jateng
PT KAI & Pemkot Semarang Tandatangani MoU Penataan Stasiun Semarang Tawang & Poncol
Dibutuhkan 4.446 Formasi, Seleksi CPNS Pemprov Jateng 2024 Mulai Pekan Ketiga Agustus
TAGGED:coronaRSUP dr Kariadisatu meninggal CoronaYulianto Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?