Rektor UNDIP Prof Yos Johan Utama dan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menunjukkan naskah kerjasama kedua pihak, didampingi robot Sebemot & Sebevimot, karya UNDIP. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang sebagai universitas riset bersama dengan Pemkot Semarang membangun sinergi dengan menjalin kerjasama untuk mengembangkan riset dan teknologi.

Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi,SE.,MM mengungkapkan,berawal dari menyaksikan wisuda UNDIP ke-159 dengan peraga robot menggantikan kehadiran wisuda karena pandemi, menggugah kami untuk bekerjasama mengembangkan hasil riset UNDIP untuk membantu Pemkot Semarang dalam upaya penanganan pandemi Covid 19 ini.

Walikota menambahkan bahwa Pemkot Semarang siap dijadikan laboratorium guna pengembangan dan penelitian lanjutan hasil riset UNDIP, utamanya yang mendukung percepatan penanganan Covid 19.

Rencananya robot yang akan digunakan untuk membantu pelayanan akan ditempatkan di lobi balaikota dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) kota Semarang. Robot dengan dipermanis penampilannya seperti denok dan kenang ini diharapkan mampu mendukung pelayanan prima Pemkot Semarang dan membantu percepatan penanganan pandemi Covid 19 dengan menghindari kontak langsung.

Sementara, Rektor UNDIP Prof Yos Johan Utama sangat mendukung kerjasama dengan Pemkot Semarang untuk mengembangkan penelitian dan teknologi dari pakar dan peneliti UNDIP

Prof Yos sangat mengapresiasi semua program Walikota Semarang yang menjadikan Semarang berkembang menjadi smart city. ”Sebagai apresiasi untuk prestasi Pemkot Semarang dalam membangun kota Semarang dan upaya penanganan Covid 19, maka kami berikan nama robot karya UNDIP untuk mendukung pelayanan prima Pemkot Semarang yakni SEBEMOT singkatan dari Semarang Best Mayor Robot untuk robot pria dan SEBEVIMOT singkatan dari Semarang Vice Mayor Robot untuk robot wanitanya,” tutur Prof Yos pada acara Penandatangan Komitmen Bersama antara Pemkot Semarang dengan UNDIP tentang Dukungan Penelitian dan Pengembangan Teknologi dalam rangka Penanganan Pandemi Covid 19 di Kota Semarang, pada Rabu(16/9/2020).

Berharap sinergi UNDIP dan Pemkot Semarang akan banyak memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan utamanya mempercepat penanganan Covid 19 di kota Semarang.
Dalam menangani lonjakan kasus pandemi Covid-19, tindakan preventif perlu dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro bersama dengan Pemerintah Kota Semarang dalam penanganan Covid-19 yaitu dengan penandatanganan komitmen bersama antara UNDIP dan Pemkot Semarang.

Komitmen tersebut mengenai dukungan penelitian dan pengembangan teknologi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di Kota Semarang, yang diharapkan dapat membantu untuk menekan laju pertambahan kasus akibat Covid-19.

Acara penandatanganan komitmen bersama ini diselenggarakan pada Rabu (16/09/20) di Balaikota Semarang yang dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Rektor UNDIP, beserta jajaran pejabat lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Semarang juga menyediakan Laboratorium UNDIP untuk mengembangkan riset yang berguna bagi kemanfaatan masyarakat. UNDIP berada di kota Semarang dan saat ini telah menjadi universitas yang sangat luar biasa. Dan kita semua sedang belajar menghadapi Covid, sehingga upaya kita adalah bekerjasama dengan mengembangkan temuan dari UNDIP untuk memutus mata rantai Covid-19.

Dengan metode robot ini banyak hal yang dapat dilakukan di publik tanpa harus bertemu. Misal yang di rumah sakit, dan di pos pelayanan publik, tidak perlu bertemu dengan orang lain namun pelayanan dapat terus berjalan, tutur Walikota Hendrar Prihadi.

Selain robot medis yang akan digunakan di rumah sakit dan robot wisuda yang digunakan di pos pelayanan publik, inovasi lain dari UNDIP yang diperkenalkan dalam acara ini adalah Zeta Green.

Zeta Green merupakan alat penjernih udara yang menggunakan teknologi plasma sehingga dapat menjernihkan udara kotor dan membasmi virus dan bakteri. Ke depannya, sejalan dengan Kota Semarang yang berkembang sebagai smart city, maka UNDIP akan terus berinovasi dengan memanfaatkan bantuan Pemkot Semarang dengan menggunakan laboratorium pengembangan riset dan teknologi, terutama dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here