Stok Pangan Demak Aman Hingga 3 Bulan ke Depan

0
79
Bupati HM Natsir didampingi Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS saat mengedukasi warga Pasar Bintoro tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk tangkal penyebaran Covid-19. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Seiring semakin resahnya masyarakat imbas mewabahnya corona virus disease (covid) 19 di sejumlah daerah, Forkompinda Kabupaten Demak melakukan sidak di Pasar Bintoro dan Pasar Mranggen, Selasa (24/3/2020). Selain mengedukasi masyarakat tentang protab pencegahan penularan virus corona, kehadiran para petinggi Kota Wali itu juga dimaksudkan mengecek ketersediaan atau stok pangan di kedua pasar induk tersebut.

Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS menyampaikan, tidak dipungkiri pemberitaan gencar tentang wabah corona meresahkan masyarakat. “Maka itu Forkompinda Kabupaten Demak sepakat, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menaati instruksi pemerintah tentang protap pencegahan covid 19,” ujarnya.

Antara lain dengan tetap tinggal di rumah, menjauhi kerumunan massa, menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan. Hingga menyemprotkan desinfektan di lingkungan tempat tinggal dan fasum bilamana diperlukan.

Alasan pasar tradisional menjadi lokasi atau target sidak, karena pasar termasuk pusat interaksi atau tempat bertemunya banyak orang, sekaligus tempat transaksi bahan pangan. Maka selain kehadiran mereka diharapkan bisa menenangkan masyarakat, sekaligus pula mengecek ketersediaan bahan pangan.

“Jangan sampai selama darurat bencana berlangsung, terjadi kelangkaan pangan. Sehingga masyarakat mengalami krisis pangan. Waspada boleh bahkan harus, tapi tidak usah takut apalagi panik hingga melakukan penimbunan,” ujar politisi PDIP itu.

Di sisi lain, Bupati HM Natsir memastikan ketersediaan pangan cukup hingga tiga bulan ke depan. Kalau pun ada lonjakan harga, hanya terjadi pada beberapa komoditas seperti gula pasir, telur ayam serta bawang merah, yang diyakini tak akan berlangsung lama.

“Pasar tidak perlu ditutup. Yang penting adalah penjual dan pembelinya komitmen menjaga kebersihan. Jadikan peringatan Isro’ Mi’raj sebagai momen berubah dari hidip yang biasa ke hidup yang lebih bersih. Isya’Allah Demak jauh bahkan terbebas dari wabah corona,” imbau bupati.

Hadir pula pada kesempatan itu Wabup H Joko Sutanto, Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timoranto dan Kajari M Irwan Datuiding, yang memastikan tidak ada aksi penimbunan stok pangan. Serta Dandim 0716/Demak Letkol Arh M Ufiz yang menggandeng swasta intensif melakukan penyemprotan desinfektan di banyak tempat atau fasilitas umum. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here