in

Tri Hastuti Juara Lomba Cipta Puisi Nasional


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tri Hastuti dari Purbalingga terpilih sebagai Juara I Lomba Lomba Cipta Puisi Nasional 2020 yang diadakan Komunitas Sastra Ikutlomba Purwokerto belum lama ini. Puisinya berjudul “Di Surau itu” berhasil menyisihkan ribuan puisi dari para peserta lain dari seluruh Indonesia. Puisi ini mendapatkan nilai terbanyak tanpa ada perdebatan berarti dari para juri.

Ketua panitia pelaksana Wahyuli Aprianto mengatakan, dewan juri dalam lomba cipta puisi kali ini adalah Ketua Dewan Kesenian Jawa Tengah Gunoto Saparie, Direktur Eksekutif Yayasan Cinta Sastra Jakarta Nia Samsihono, dan mantan Kepala Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin Jakarta Ariany Isnamurti. Mereka sebulan penuh melakukan penilaian dan rapat dua kali secara virtual untuk menentukan para juara.

Gunoto Saparie menambahkan, juara kedua dalam lomba cipta puisi ini adalah Nuri Feriska, dari Sidoarjo dengan puisinya “Segelas Air Hangat”. Sedangkan juara ketiganya Putu Ratna Indiyani Manik yang kebetulan berasal dari kota sama dengan puisinya “Langit Masih Saja Kesepian”.

“Para juri menetapkan pula juara harapan I Nur Cholis Majid dari Kutai dengan puisi “Jaring-jaring Sunyi”. Kemudian juara harapan II Kanza Irdha Rumi dari Bekasi dengan puisi “Ke Mana Aku Harus Pergi”. Sementara Amelya Septiana dari Jambi dengan puisi “Napas Rindu di Pengujung Waktu” terpilih sebagai juara harapan III. Selain itu, para juri juga menetapkan para peserta yang masuk dalam 40 besar,” ujarnya seraya menambahkan, kriteria yang dipakai oleh para juri dalam penilaian adalah kesesuaian dengan tema, pesan yang ingin disampaikan, kerapian penulisan, diksi dan gaya bahasa, dan estetika atau keindahan.

Gunoto secara umum menilai, puisi-puisi yang dikirimkan para peserta ke dalam lomba dari segi tematik rata-rata cukup bagus. Namun, sayang sekali banyak yang tidak memperhatikan bentuk atau cara pengungkapannya. Para peserta pun banyak yang mengabaikan ejaan, sehingga ada puisi seharusnya cukup memadai namun menjadi jatuh karena masalah penggunaan bahasa yang buruk.st

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Trie Utami Daur Ulang Lagu Krakatau Band Secara Akustikan

TNI dan Polri Intensif Patroli Gabungan Jelang Pilkada