Puluhan pedagang yang tergabung dalam Organisasi Pedagang Eks Taman Poci Kota Tegal (ORPETA) menggelar aksi unjuk rasa di Taman Pancasila. Massa minta Pemkot merelokasi mereka ke tempat yang layak. Foto: wing

TEGAL (Jatengdaily.com)- Kisruh antara Pemerintah Kota Tegal dengan para pedagang eks Taman Poci (sekarang Taman Pancasila) terus berlanjut. Kamis (6/2/2020) siang. Puluhan pedagang yang tergabung dalam Organisasi Pedagang Eks Taman Poci Kota Tegal (ORPETA) menggelar aksi unjuk rasa di Taman Pancasila. Massa minta Pemkot merelokasi mereka ke tempat yang layak.

Dalam aksinya, para pedagang yang tergabung ORPETA mengusung sejumlah poster dengan berbagai tulisan tuntutan, sambil berorasi mengkritisi proses awal revitalisasi Taman Pancasila yang dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu.

“Kami hanya minta relokasi di lokasi yang layak. Sehingga kami bisa berdagang untuk menghidupi keluarga. Pembangunan silakan jalan,” kata Wakil Ketua ORPETA, Romiko Jauhari, saat menyampaikan orasi.

Romiko menegaskan, pihaknya sebenarnya tidak menolak revitalisasi Taman Pancasila, namun Para pedagang hanya meminta agar disediakan tempat relokasi yang layak bagi para pedagang.

“Ada sejumlah alternatif lokasi, di antaranya di gedung Birao atau di Menara PDAM,” ujar Romiko.

Pemkot menginginkan pedagang direlokasi ke pasar alun-alun. Namun, pihaknya tidak mau karena akan rawan gesekan dengan pedagang yang berada di dalam pasar alun-alun. “Di pasar alun-alun rawan gesekan antar pedagang,” kata Romiko.

Seperti diketahui, relokasi ini terkait dengan pentaan kawasan Stasiun Tegal, yang salah satunya akan menggunakan kawasan Taman Poci, yang berada di depan stasiun tersebut. Wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here