By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 450 Personel Kodam IV/Diponegoro Diterjunkan Bantu Penanganan COVID-19 di Kudus
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

450 Personel Kodam IV/Diponegoro Diterjunkan Bantu Penanganan COVID-19 di Kudus

Last updated: 3 Juni 2021 10:17 10:17
Jatengdaily.com
Published: 3 Juni 2021 10:17
Share
Anggota TNI hadir dalam apel gelar pasukan di Makodim 07222 Kudus Rabu (2/62021) malam. Sebanyak 450 prajurit TNI tersebut akan ditugaskan membantu operasi penegakan protokol kesehatan dan PPKM Mikro di Kudus. Foto: bnpb
SHARE

KUDUS (Jatengdaily.com) – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito memimpin apel pasukan Kodam IV/Diponegoro, yang dipersiapkan membantu penanganan COVID-19 di Kudus.

Ganip Warsito dalam apel itu juga memberikan arahan kepada prajurit TNI di Makodim 0722 Kudus Rabu (2/62021) malam. Sedikitnya 450 personel Kodam IV/Diponegoro mulai dipersiapkan untuk diterjunkan ke masing-masing desa di Kabupaten Kudus. Mereka akan membantu personel TNI di setiap koramil dalam penegakan protokol kesehatan sebagai upaya menekan kasus COVID-19 di daerah itu.

Ratusan personel kodam tersebut akan ditugaskan hingga 14 Juni 2021, sehingga diharapkan sebelum masa tugasnya habis kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sudah landai.

“Nantinya, jumlah personel yang akan diperbantukan di masing-masing komando rayon militer (koramil) disesuaikan dengan jumlah wilayah di masing-masing kecamatan yang masuk zona merah,” kata Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto usai apel pengecekan Satgas Penanganan COVID-19 Kudus.

Untuk sementara, kata dia, di Kabupaten Kudus terdapat 42 desa berstatus zona merah. Harapannya, kata dia, daerah-daerah yang masuk zona merah akan diperbanyak jumlah personelnya guna membantu tugas babinsa dan bhabinkamtibas untuk menekan masyarakat agar lebih patuh terhadap protokol kesehatan.

Dia menjelaskan tugas personel tambahan itu, sama dengan babinsa dan bhabinkhamtibmas selama ini, karena kehadiran mereka untuk memperkuat petugas yang sudah ada.

“Selama ini dilihat dari persentase baru 60-an persen yang patuh prokes, karena ada yang tidak percaya pada COVID-19. Secara pelan-pelan akan dilakukan pendekatan secara humanis agar patuh terhadap prokes,” ujarnya.

Untuk mengatasi lonjakan kasus COVID-19 di Kudus saat ini, imbuhnya, membutuhkan langkah cepat agar kasusnya semakin menurun. Ia berpesan kepada para personel tersebut untuk melaksanakan tugas dengan semangat, karena mendapatkan kepercayaan mengemban tugas tersebut. yds

You Might Also Like

Barang Impor Bekas Senilai Rp10 Miliar Dimusnahkan
RSI Sultan Agung Semarang dan Predigti Kembangkan E-Learning
Liburan Nataru Makin Seru, KAI Hadirkan Promo 12.12 untuk 14 KA di Daop 4 Semarang
Lembaga Pemantau Pilkada Wajib Independen
Banjir Semakin Tinggi, Warga Desa Prampelan Demak Mengungsi
TAGGED:covid-19 kudusganip warsitokepala bnpbKodam IV/Diponegoro
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?