By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Atasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Sragen, Kapolda Jateng Minta Berdayakan PPKM Mikro
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Atasi Lonjakan Kasus COVID-19 di Sragen, Kapolda Jateng Minta Berdayakan PPKM Mikro

Last updated: 28 Mei 2021 08:16 08:16
Jatengdaily.com
Published: 28 Mei 2021 08:16
Share
SHARE

SRAGEN (Jatengdaily.com) – Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi, mengungkapkan penanganan COVID-19 sudah cukup bagus, namun perlu evaluasi penyebab naiknya angka COVID–19. Hal tersebut diungkapkan saat melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Sragen bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Kamis (27/05/2021).

Kapolda meminta agar Forkopimda Kabupaten Sragen berdayakan PPKM Mikro di tingkat desa, RT/RW. Kapolda juga meminta agar masyarakat yang terkonformasi positif covid-19 harus diawasi ketat oleh PPKM mikro, bhabinkamtibmas dan babinsa. Diketahui data masyarakat yang positif covid-19 hampir 800 orang.

“Pak Lurah setempat agar mendisiplinkan warga yang terinfeksi COVID-19 agar tidak keluyuran ke mana-mana,” pinta Kapolda.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni, mengungkap melonjaknya angka COVID-19 di daerahnya disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan pernikahan tanpa memperhatikan protokol kesehatan dan 3 M.

“Ada juga klaster keagamaan di beberapa masjid saat bulan puasa hingga lebaran, bahkan ada imam masjid yang meninggal dunia akibat COVID,” terang Bupati Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi sendiri mengungkap pihaknya dalam mengatasi lonjakan angka COVID-19 di daerah tersebut telah melaksanakan upaya pendisiplinan masyarakat dengang 3M dan penutupan tempat-tempat wisata/hiburan, Mengerem kerumunan masyarakat termasuk giat tradisi. Selain itu, Polres Sragen juga telah melaksanakan testing, tracing dan treatment.

Atas bantuan dari Polda Jateng, Polres Sragen juga telah melaksanakan 8.000 Swab Antigen warga. Sedangkan jumlah warga yang sudah di vaksinasi sebanyak 71.552 orang.

Disisi lain, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menilai masyarakat sudah cukup jenuh dengan pendisiplinan 3M yang dilakukan oleh aparat, Sehingga saat ini sudah mulai kendor penerapanya.

“Perlu adanya edukasi bahaya covid dengan cara buat pamflet/sebaran dan berikan pada warga secara door to door buat juga stiker tempel di rumah penduduk yang terpapar/bebas covid agar warga takut rumahnya di tempel stike,” tegas Pangdam IV Diponegoro. yds

You Might Also Like

Ribuan Pemudik Asal Jateng Mudik Gratis Naik Bus dari Kota Bandung, Dilepas Wagub Gus Yasin
Tasyakuran HPN 2023, Dandim 0733 KS: Kekuatan Pers Turut Menjaga Keutuhan NKRI
Ganjar Lantik Sumarno, Sekda Jateng Hasil Lelang Jabatan
Gerindra Demak Laporkan Edy Mulyadi ke Polres
Zoe Abbas Jackson Susahnya Memerankan Istri
TAGGED:kabupaten sragenKapolda Jatenglonjakan kasus covid-19Pangdam IV/Diponegoro
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?