Bupati Demak: Penanganan COVID-19 Lelah Boleh, Lengah Jangan

Bupati dr Hj Eisti'anah usai sambutan perdana pada forum resmi Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Demak, didampingi Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS memperkenalkan diri pada jajaran pimpinan DPRD. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Bupati Demak dr Hj Eisti’anah pastikan mengutamakan penanganan COVID-19 di atas sederet program kerja yang telah dirancang. Namun demikian bupati tetap berharap dukungan banyak pihak termasuk DPRD Demak, sehingga upaya mencegah meluasnya COVID-19 bisa optimal.

Pada Rapat Paripurna Ke-12 Masa Sidang ke-II tahun 2021 dengan agenda Penyampaian Pidato Bupati Demak Masa Jabatan 2021-2026, Bupati Eisti’anah menyampaikan, menjabat di masa pandemi corona menjadikannya wajib mengutamakan penanganan COVID-19 untuk menekan laju penyebarannya.

“Namun demikian kami (Bupati dan Wabup Demak) tidak bisa kerja sendiri. Kami mohon kerja sama dan dukungan DPRD serta seluruh elemen sehingga terjalin sinergitas, agar visi misi dalam RPJMD serta sembilan program prioritas pembangunan dapat terwujud,” ujarnya, Senin (31/5/2021).

Termasuk di dalamnya terkait penanggulangan covid-19. Pada awal pemerintahan Eisti’anah – KH Ali Makhsun (Eisti – Alim), penanganan covid akan diutamakan terlebih dulu.

Disebutkan, Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Demak siap menjaga daerah Karanganyar yang berbatasan dengan Kudus. Hasil rapat koordinasi bersama Forkompimda, Dinas Kesehatan menyatakan sanggup, mulai dari SDM, APD, hingga bahan (vaksin) siap.

“Setelah setahun hadapi COVID-19, lelah boleh, tapi lengah jangan. Yang penting selalu terapkan protokol kesehatan dengan 5 M dan 3 T. Yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas. Serta mengintensifkan testing, tracing dan treatment bagi otoritas berwenang,” imbuh Bupati Eisti’anah.

Tak Berpihak
Ketua DPRD Kabupaten Demak H Fahrudin BS menuturkan, ke depan tidak boleh ada keberpihakan seperti saat suksesi pilkada. Sebab setelah pelantikan Bupati dan Wabup Demak Eisti – Alim, semua harus bisa melebur menjadi kekuatan besar untuk membangun Kabupaten Demak tercinta.

Sesuai arahan Gubernur, bupati dan wabup harus dapat selesaikan penanggulangan covid-19 dengan percepatan vaksinasi dan sosialisasi prokes 5 M dan 3 T. Sebagaimana arahan Kementerian Keuangan, delapan persen DAU pada APBD Kabupaten Demak telah dialokasikan untuk penanganan COVID-19 di daerah. Angka tersebut bisa bertambah atau ditambah bilamana dibutuhkan.

Saat ini, lanjutnya, stok vaksin sudah ada. Maka dihimbau masyarakat terutama lansia agar tidak percaya berita hoaks yang menakutkan soal vaksin.

“Terpenting dari itu semua adalah meningkatkan imun masyarakat. Setiap hari jangan lupa bahagia. Jangan biarkan rasa takut berkembang, sebaliknya prokes tetap dijaga dengan membuat suasana hati gembira sehingga imun tumbuh,” tandasnya. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here