Loading ...

Demak PPKM Level 1, Capaian Vaksinasi 71 Persen

12HKN ke-57 Demak

Bupati dr Hj Eisti'anah bersama Wabup KH Ali Makhsun serta Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet juga Sekda dr H Singgih Setyono saat cek kesehatan di layanan Posbindum UPTD Labkesda. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Kabupaten Demak ditetapkan sebagai daerah berstatus PPKM level 1. Bersama Kota Semarang, Tegal dan Magelang, Kabupaten Demak dinyatakan terkategori terbaik pada level transmisi dan kapasitas respon di Jawa Tengah.

Pada Apel Besar Hari Kesehatan Nasional ke-57 tahun 2021 serta peresmian Gedung UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Demak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak H Guvrin Heru Putranto menuturkan, tema ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’ diusung karena sampai saat ini Indonesia masih pandemi COVID-19, yang rata-rata masih di level 2 dan 3.

“Alhamdulillaah Demak sekarang level 1 bersama tiga kota di Jateng yakni Semarang, Tegal dan Magelang. Sehingga Demak merupakan kabupaten satu-satunya di Jateng yang level 1 PPKM,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).

Penentuan level oleh WHO, menurut Guvrin Heru Putranto, berdasarkan dua level yakni level transmisi dan level kapasitas respon. Sedangkan vaksinasi adalah tambahan sebagai salah satu syarat, dengan capaian minimal 70 persen dosis 1 dan 60 persen vaksinasi kelompok lansia.

“Alhamdulillaah capaian vaksinasi dosis 1 di Demak 71 persen, sedangkan lansia 62 persen. Target 80 persen pada Desember sesuai instruksi gubernur,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, indikator level transmisi yakni angka kasus konfirmasi kurang dari 20 per 100.000 penduduk per minggu. Selain itu kasus baru 5 per 100.000 penduduk per minggu, dan kematian kurang dari 1 per 100.000 penduduk per minggu.

Sementara level kapasitas respon, indikator testing positif rate harus kurang dari 5 persen 1 per 100.000 penduduk per minggu. Indikator tracing lebih dari 14. Treatment BOR kurang dari 60. “Alhamdulillaah Demak di bawah 10 persen BOR-nya,” kata Guvrin Heru Putranto.

Mengenai keberhasilan turun level PPKM di angka 1, Bupati dr Hj Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak. Tak hanya pada jajaran tenaga kesehatan, namun juga kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi. Serta dukungan segenap stake holder juga instansi samping.

Tema ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’ diharapkan menjadi penyemangat untuk terus bangkit dari covid-19, agar Indonesia bangkit dan Indonesia tumbuh. Sebab mereka tidak tahu kapan pandemi berakhir.

“Penguatan promosi kesehatan menjadi wajib hukumnya agar masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan dengan puas dan nyaman. Adanya gedung Labkesda diharapkan mampu berikan kualitas pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Kota Wali,” ungkap bupati.

Senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet. Disampaikan, adalah prestasi luar bias terkait penangan pandemi covid-19. Semoga bisa dipertahankan sehingga terbebas dari wabah.

“Namun dengan catatan, masyarakat harus tetap taat prokes. Di sisi lain percepatan vaksinasi harus terus digenjot hingga tercipta herd immunity,” tandasnya. rie-yds