By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jokowi Berharap Tol Semarang-Demak Atasi Macet Kaligawe yang Sudah Puluhan Tahun
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jokowi Berharap Tol Semarang-Demak Atasi Macet Kaligawe yang Sudah Puluhan Tahun

Last updated: 11 Juni 2021 17:43 17:43
Jatengdaily.com
Published: 11 Juni 2021 17:43
Share
Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan jalan tol Semarang-Demak Jumat (11/6/2021). Foto: humas prov jateng
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Presiden Joko Widodo berharap keberadaan jalan tol Semarang-Demak nantinya akan mengurangi kemacetan lalu lintas. Terutama dari Kaligawe menuju ke Bandar Udara Ahmad Yani Semarang.

“Jalan tol ini kita harapkan akan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan Kaligawe dan Bandar Udara Ahmad Yani, ini yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu macet baik karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini,” kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Demak, Jumat (11/6/2021).

Jokowi datang untuk meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut. Bertolak dari Semarang, Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Ketua DPRD Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Demak serta sejumlah pejabat terkait melihat progres Jalan Tol Semarang-Demak, tepatnya di Seksi II Sayung-Demak.

Tiba di area pembangunan, Jokowi beserta rombongan disambut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Mereka langsung menuju ke papan infografis Tol Semarang-Demak. Di sana, Ganjar tampak menjelaskan kepada Jokowi terkait pembangunan.

“Ini merupakan bagian dari jaringan Tol Jawa Koridor pantai utara jawa. Koridor ini akan menghubungkan, Semarang, Demak, Rembang, Tuban dan Gresik, dan yang untuk ruas Gresik Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan,” kata Jokowi.

Keistimewaan jalan tol ini, lanjutnya, adalah fungsinya yang tak hanya sebagai penghubung. Tetapi juga sebagai tanggul laut yang akan berfungsi sebagai pengendalian banjir.

“Jalan Tol Semarang Demak ini juga akan berfungsi untuk pengendalian banjir, dengan adanya fungsi kolam retensi, adanya nanti tanggul laut, dan pengembangan area yang tadinya terendam menjadi kering,” ujar Jokowi.

Nantinya, kawasan di sekitar tol Semarang Demak Seksi II yang saat ini masih terendam rob akan menjadi kering. Jokowi berharap ke depan bisa digunakan menjadi kawasan industri dan pendukungnya.

“Serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kita harapkan ini segera bisa diselesaikan sehingga sekali lagi, mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah,” tandas presiden.

Sebagai informasi, Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang ini memiliki panjang total 26,70 Km terbagi menjadi dua seksi. Seksi I yaitu Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 Km, dan seksi II yaitu Sayung – Demak yang ditinjau saat ini, sepanjang 16,31 Km.

Pembangunan Tol Semarang-Demak saat ini masih mengalami kendala, terutama status tanah warga tenggelam air laut. Itu terjadi di area tol Semarang I, yang berada di perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Sehingga, Proyek Strategis Nasional (PSN) tol sekaligus penahan abrasi laut, tidak berjalan maksimal.

Ganjar mengatakan, harus ada ketegasan agar masyarakat nantinya tidak dirugikan atas PSN Tol Semarang – Demak. Hal itu mengingat, bila tanah warga tenggelam air laut, tidak bisa mendapat ganti rugi karena dinyatakan musnah, akibat bencana atau kondisi alam.

“Tol yang sebagai tanggul laut, ternyata masih terjadi perdebatan, yang menentukan tanah musnah. Siapa yang berwenang, agar rakyat tidak dirugikan. Karena kalau dinyatakan tanah musnah, tidak dapat ganti rugi,” kata Ganjar saat bertemu Sekjen ATR/BPN beberapa waktu lalu. yds

You Might Also Like

Hasil Tes Urine Saiful Jamil Negatif Narkoba
Smartfren Rilis Paket Terbaru, Kuota Melimpah hingga Puas Bikin Konten
Dua Program Studi Sekolah Vokasi Undip Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik
Berkat Pendampingan Rumah BUMN Rembang, Produk Kerajinan Kulit Ikan Pari Milik Ardiyansyah Tembus Pasar Tiongkok
BPOM Temukan Produk Kopi Mengandung Paracetamol dan Sildenafil
TAGGED:Gubernur Jatengkemacetan kaligawe semarangMenteri PUPRpresiden jokowiprogres pembangunantol semarang-demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?