By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jumlah ASN di Kota Semarang Terus Berkurang Setiap Tahun
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jumlah ASN di Kota Semarang Terus Berkurang Setiap Tahun

Last updated: 13 Maret 2021 10:14 10:14
Jatengdaily.com
Published: 13 Maret 2021 10:14
Share
Kepala Kepegawaian, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Litani Satyawati. Foto: Humas Pemkot
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang semakin berkurang, karena setiap tahun hampir 600 ASN masuk masa pensiun. 

Kepala Kepegawaian, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Litani Satyawati mengatakan setiap bulan, ada sekitar 40 hingga 50 ASN masuk masa pensiun, artinya hampir 600 ASN yang pensiun setiap tahunnya. Itu didasarkan atas data untuk pegawai dengan Batas Usia Pensiun (BUP). 

”Kita kira kisaran setiap bulan sekitar 40 kadang 50 bahkan 60 ASN pensiun. tidak tentu tapi rata-rata memang 50 setiap bulan. Bisa dibayangkan kali 12 bulan berapa,” ujarnya, Jumat (12/03/2020).

Hingga saat ini, jumlah ASN di Lingkungan Pemkot Semarang mencapai 9.000 lebih ASN. Dengan jumlah tersebut, Litani mengakui memang jumlahnya tidak ideal dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan Analisis Jabatan (AJAB) yang harusnya membutuhkan sekitar 20 ribu ASN. 

“Sudah kami sampaikan ASN kita 9.000 sekian, kalau dibilang kurang ya pasti kurang. Kalau ngikutin itungan ANJAB dan AKB memang kurang efisien karena butuh 20 ribu. Kita ngambil kebijakan seberapa yang ada harus kita optimalkan,” ujarnya. 

BKPP Kota Semarang sebenarnya berharap, setiap tahunnya ada penerimaan ASN baru, akan tetapi kenyataannya memang tidak setiap tahun ada penerima ASN. Kekurangan jumlah ASN saat ini, masih bisa tertutup dengan keberadaan pegawai non ASN, yang jumlanya hampir 8.000 ribu pegawai non ASN.

“Kalau untuk non ASN, perekrutannya dilakukan oleh masing-masing OPD. Itu karena didasarkan atas jenis kegiatan yang dilangsungkan di OPD, selama jenjang waktu tertentu. Sedangkan penerimaan ASN jarang ada, dulu pernah ada dapat ada 600 sekian, tahun kemarin 280 formasi yang bisa masuk 243,” terangnya. she

You Might Also Like

Masjid Resta Pendopo dan Lazis Jateng Gelar Khitan Sehat Bersama, Diikuti Anak Yatim dan Dhuafa
Banpres Produktif akan Segera Disalurkan kepada 9,1 Juta Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Ketua PWI Jateng Ajak Wartawan Promosikan Pesona Alam Wisata Guci
Kerja Gotong Royong Jajaran Pemkot Semarang Berhasil Bersihkan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul
Menteri Kelautan Dorong Budidaya Udang untuk Tingkatkan Ekonomi Nasional
TAGGED:ASN di Kota SemarangBerkurang Setiap Tahun
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?