10 Siswa SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang Raih Prestasi Internasional

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebagai sekolah kebanggaan di lingkungan Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Semarang, SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, menggelar rapat kerja (Raker) 2021/2022 Senin-Jumat (28/6-2/7/2021) dengan model blended, antara daring (dalam jaringan/online) dan luring (luar jaringan/offline).

Prof. Dr. Ahmad Rofiq, MA. Ketua II YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, menyebutkan, sekolah yang sejak lama bermitra dengan University of Cambridge Inggris ini melakukan program pembelajaran kerjasama yang dikemas dalam ICP (International Class Programe)menggunakan Bahasa Inggris.

”Tidak heran jika banyak prestasi internasional baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Tahun 2020, ada 10 siswanya menggondol prestasi internasional.” ujar Prof Rofiq, Selasa (29/06/2021).

Sejumlah prestasi gemilang diraih di antaranya, Brian Alvarico Anwar (kelas 6D) 12 macam lomba meliputi: International Science and Invention Fair (ISIF) 2020 medali emas (gold medal) dan MIICA Special Prize (Malaysia InnovationInvention Creatifity Association); International Young Inventors Awards (IYIA) 2020 medali emas dan Buca Turkey Special Prize, 2021 medali perunggu (bronze medal), World Innovative Science Project Olympic (WISPO) 2020 medali perak, ISTEC (International Science Technology and Engineering Competition) 2020 medali emas.

Prestasi lainnya, lanjut Prof Rofiq, AISEF (ASEAN Innovative Science and Enterpreneur Fair) 2020 medali perunggu, NISEF (National Innovative Science and Enterpreneur Fair) 2020 medali perunggu, OSI (Olympiade Sains Indonesia) Matematika medali perunggu, NASPO (National Applied Science Project Olympic) medali perak, dan I2ASPO (Indonesia-International Applied Science Project Olympic) medali emas.

Prof Rofiq juga menyebutkan, yang tidak kalah menarik, Dilan Cyrillo Anwar kelas 3C menyabet 15 macam lomba meliputi: International Science and Invention Fair (ISIF) 2020 medali emas (gold medal) dan MIICA Special Prize (Malaysia Innovation Invention Creatifity Association); International Young Inventors Awards (IYIA) 2020 medali emas dan Buca Turkey Special Prize, 2021 medali perunggu (bronze medal), World Innovative Science Project Olympic (WISPO) 2020 medali perak, ISTEC (International Science Technology and Engineering Competition) 2020 medali emas.

Kemudian AISEF (ASEAN Innovative Science and Enterpreneur Fair) 2020 medali perunggu, NISEF (National Innovative Science and Enterpreneur Fair) 2020 medali perunggu, OSI (Olympiade Sains Indonesia) Matematika medali perunggu, NASPO (National Applied Science Project Olympic) medali perak, I2ASPO (Indonesia-International Applied Science Project Olympic) medali emas, HKIMO (Hongkong International Mathematical Olympic) medali perunggu, International Kangaroo Mathematical Olympic medali perak, TIMO (Thailand International Mathematical Olympic) medali perunggu, dan ROC (Read 1 Online Competition) medali perak.

Selain itu, Hanifah Amanda Dewi, 3B, menyabet medali perak pada Hongkong International Mathematical Olympic (HKIMO) dan medali emas pada Thailand International Mathematical Olympic (TIMO); Kenaz Admad Fathin Abdus, 5A menyabet juara II perunggu, Thailand International Mathematical Olympic dan SEAMO (Southeast Asian Mathematical Olympic) juara III medali perunggu.

Kemudian, Satria Ibtibhawira Wagisan, 5A, menyabet juara II Silver Award Thailand International Mathematical Olympic (TIMO), Rahajeng Gianata Amalina, 5D, juara II Olimpiade Sains Nasional, Farikha Savana 5D, juara Sempoa katagori Champion Best of the Best, dan Sabrina Putri Salsabila 6B, meraih medali emas Sempoa SIPP.

”Prestasi internasional tersebut, sangat-sangat membanggakan, bukan saja bagi anak-anak tersebut, kedua orang tuanya tentu sangat bangga, kepada sekolah dan dewan guru, khususnya guru yang membidangi lomba-lomba tersebut. Demikian juga YPKPI, khususnya saya yang diamanati menjadi Ketua II yang membidangi Pendidikan. Pasti Walikota Semarang Pak Hendi (Hendrar Prihadi) dan Gubernur Jawa Tengah (Pak Ganjar Pranowo), ikut bangga terhadap SD Isriati I. Soal bagaimana penghargaan dari beliau-beliau tentu dalam situasi pandemi Covid-19, tentu anak-anak dan kedua orang tua mereka, juga pengurus Yayasan, sangat memahami,” ujar Prof Rofiq.

Ada yang lebih penting lagi, lanjut Wakil Ketua Umum MUI Jateng tersebut, yang ini menjadi konsern pengurus YPKPI, Kepala Sekolah, dan segenap dewan guru, merasa lebih yakin, bahwa amanat dan kepercayaan para orang tua menyekolahkan putra-putri mereka ke YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, adalah karena selain prestasi yang harus lebih unggul dari sekolah negeri, adalah pembelajaran agama yang pasti lebih intensif, dari pengetahuan ilmu agama Islam, juga praktik amaliyah, berupa shalat wajib dhuhur dan ashar (jika tidak daring), lulus kelas 6, peserta didik hafal juz ‘Amma.

Dengan demikian, modal dasar memasuki kehidupan di era disrupsi sebagai dampak era industry dan digitalisasi, anak-anak sudah memiliki fondasi dasar keagamaan yang kokoh, dan insyaa Allah mereka tidak akan mudah terombang-ambingkan oleh ombak dan badai budaya barat yang cenderung bertentangan dengan nilai-nilai keimanan/ketaqwaan yang moderat, berwawasan kebangsaan Indonesia. Selamat berapat kerja semua keluarga besar SD Hj. Isriati Baiturrahman 1, semoga mampu merumuskan program, yang mampu mewujudkan hari, minggu, bulan, dan tahun esok yang lebih baik dari yang kemarin.

Dia berpesan agar para guru dan pengelola SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang terus berprestasi, menyiapkan anak-anak menjadi putra-putri generasi penerus bangsa ini yang berprestasi, membuang jauh-jauh statemen pejabat atau siapapun, bahwa NEM, IPK, dan akreditasi itu tidak penting dan tidak berbanding lurus dengan kesuksesan seseorang. ”Semoga kesuksesan dan keberkahan menyelimuti Anda semua. Allah a’lam,” pinta Prof Rofiq. st