By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: KKN RDR 77 UIN Walisongo Kunjungi UMKM Getuk
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

KKN RDR 77 UIN Walisongo Kunjungi UMKM Getuk

Last updated: 3 November 2021 12:02 12:02
Jatengdaily.com
Published: 3 November 2021 12:02
Share
Mahasiswa KKN UIN mengunjungi UMKM pembuatan getuk di di Dusun Jambe, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kelompok 15 KKN Reguler Dari Rumah (RDR) UIN Walisongo mengunjungi ke sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pembuatan getuk, yang ada di Dusun Jambe, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang Sabtu (30/10/2021).

Mahasiswa UIN datang ke tempat tersebut untuk menggali informasi tentang bagaimana cara pembuatan getuk, penjualan getuk, serta suka dan duka saat membangun usaha.

Salah satu anggota KKN, Desi mengatakan selain belajar proses membuat getuk, dirinya juga baru tahu bahwa penjual getuk di Bandungan teryata dari Desa Jambe. “Penjual getuk yang berada di daerah Bandungan sebenarnya yang buat itu orang Jambe”, ujar Wahyono pemilik UMKM pembuatan getuk.

Wahyono, menjelaskan bagaimana proses pembuaan getuk. Dari mulai pemilihan ketela pohon, pengupasan, pengukusan, penggilingan, pencetakan, pengisian, dan penggorengan getuk. Dikatakan, bahwa di kampungnya banyak pembuat getuk lalu dijual di daerah Bandungan.

“Usaha ini sudah lama, kira-kira sudah 10 tahun bersama istri dan anak. Kita dalam satu hari bisa membuat sekitar 30 kg. Nantinya kita jual di daerah Bandungan”, paparnya.

Getuk tersebut dapat bertahan dua hari jika berada di suhu ruang dan jika disimpan di freezer bisa bertahan kurang lebih seminggu. Karena itu, tidak ada pengemasan khusus karena dalam pembuatan tidak menggunakan pengawet.

Soal harga, Wahyono mengatakan dirinya menjual Rp. 1000,-/biji. Proses pembuatan sangat panjang dan membutuhkan waktu lama, namun tetap kita nikmati. Penulis : Aulia Asdiana-yds

You Might Also Like

Lintasan Baru Huruf S untuk Ujian SIM Motor Mulai Diberlakukan
Pengurus Takmir Masjid Baitussalam Dilantik
Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemberdayaan UMKM di Krobokan
Presiden Jokowi Lantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri
KemenPAN RB Anugerahkan Penghargaan Penguatan Kebijakan SPBE kepada Pemkot Semarang
TAGGED:kabupaten semarangkkn uin rdr 77kkn uin walisongoumkm getuk
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?