By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Komisi D DPRD Jateng Berharap Tol Jogja-Solo Beroperasi 2023
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Komisi D DPRD Jateng Berharap Tol Jogja-Solo Beroperasi 2023

Last updated: 13 Oktober 2021 07:41 07:41
Jatengdaily.com
Published: 6 Oktober 2021 07:38
Share
SHARE

SLEMAN (Jatengdaily.com) – Komisi D DPRD Jateng melihat lokasi yang bakal dibebaskan untuk pembangunan Tol Jogja-Solo, Selasa (5/10/2021). Berlokasi di Desa Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, rombongan DPRD melihat langsung lokasi yang saat ini sudah mulai dibebaskan.

Di sana, Ketua komisi D Alwi Basri beserta rombongan disabut Ahmad Izzi selaku Corporate Communication PT Jogjasolo Marga Makmur (JSMM).

“Komisi D memastikan bahwa pekerjaan proyek Solo – Jogja berjalan dengan lancar dan pembebasan lahan juga tengah berjalan, Semoga harapan kami di tahun 2023 sudah bisa dioperasikan” tutur legislator PDI Perjuangan.

LIHAT PETA: Ketua Komisi D Alwin Basri melihat peta pembangunan Tol Jogja-Solo saat berada di Desa Purwomartani, Sleman. Foto:dok/humas

Proyek yang diestimasikan rampung pada 2023 ini terbagi menjadi tiga seksi . Basri menyebutkan pada seksi I, tol Solo-Jogja dimulai dari Kartasura (Sukoharjo) sampai di Desa Purwomartani (Sleman/DIY). Disebutkan pula pada ruas Seksi I terbagi menjadi empat bagian ruas yakni, Kartasura-Karanganom; Karanganom-Klaten Kota; Klaten kota-Prambanan, dan Prambanan-Purwomartani. Pada Seksi I ruas Kartosuro Solo-Purwomartani sepanjang 35,64 km.

Dalam penjelasannya, Ahmad Izzi menyampaikan mengenai kebutuhan lahan untuk seksi I seluas 5.493.290 m2, dengan 6.791 bidang dan estimasi uang ganti rugi sebesar Rp 5,7 triliun.

Pada tahun ini proses pembebasan lahan tengah dilakukan. Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak pembangunan jalan tol supaya bekerja sama agar proyek pembangunan terus bisa lancar, mengingat dana yang dikucurkan pemerintah tidak sedikit.

“Proses pembebasan lahan sedang berlangsung di sini, dan akan langsung dilanjutkan dengan pembangunan fisik. Kami mohon dukungan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah, seluruh masyarakat dan stake holder yang ada, agar pembangunan ini terus bisa berjalan lancar, sukses dan aman,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui selain seksi I, selanjutnya untuk Seksi II Ruas Purwomartani-JC Sleman 21,36 km; dan Seksi III: Ruas JC-Purworejo 38,57 km, dengan dilengkapi 10 pintu tol yakni Kartasura, Karanganom, Klaten, Prambanan, Purwomartani, Gamping, Sentolo, Wates, Kulonprogro, dan Purworejo.

Proyek jalan tol sepanjang 96,574 km itu akan melewati tujuh kabupaten yakni Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sleman, Bantul, Kulonprogro, dengan pintu keluar (exit) terakhir di perbatasan Purworejo.st

You Might Also Like

Bisik-bisik Jokowi ke Ganjar: Nanti Setelah Dilantik…
Perluas Pasar Beton Siap Pakai, SIG Resmikan Batching Plant di Subang
Kota Semarang Raih Dua Penghargaan dari Kemendag RI
Rumah BUMN SIG di Rembang Sukses Dampingi 495 UMKM Naik Kelas dan Serap 1.869 Tenaga Kerja
Kemlu Upayakan Pembebasan WNI yang Diculik di Gabon
TAGGED:komisi D DPRD JatengPantau tol jogja-solotahun 2023 beroperasi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?