By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Semarang

Last updated: 7 Februari 2021 10:05 10:05
Jatengdaily.com
Published: 7 Februari 2021 10:05
Share
Kawasan Kota Lama terendam banjir pada Sabtu (6/2/2021). Foto: adam
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Hingga Minggu (7/2/2021), banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kota Semarang. Kawasan Stasiun Tawang, Kota Lama, dan sekitarnya masih tergenang meskipun sudah agak surut dibandingkan Sabtu (6/2/2021).

Selain itu di Semarang Utara seperti kawasan Genuk, Kaligawe sejumlah titik juga masih terendam banjir. Sedangkan daerah lain yang kemarin tergenang tinggi relatif sudah surut.

BNPB menyebut hujan dengan intensitas tinggi memicu kejadian banjir dan tanah longsor di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Sabtu (6/2/2021).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangannya, sebanyak lima kecamatan terdampak banjir di kota ini, yaitu Kecamatan Genuk, Gayamsari, Tugu, Semarang Barat dan Candisari. Saat banjir terjadi tinggi muka air antara 70 cm hingga 100 cm. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Semarang masih memantau titik-titik yang terendam banjir. Selain genangan, BPBD menginformasikan adanya 11 titik jalan terdampak tanah longsor.

BPBD Kota Semarang dibantu TNI, Polri, dinas sosial dan sukarelawan melakukan evakuasi warga. Di samping itu, tim gabungan ini melakukan pendataan dampak di lapangan. Dapur umum telah beroperasi untuk melayani warga terdampak, yang berada di halaman kantor Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Manggangwetan.

Menampung warga terdampak, BPBD akan mendirikan tenda pengungsian dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca hingga dua hari ke depan atau 8 Februari 2021, Jawa Tengah termasuk daerah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Sedangkan di lima kecamatan terdampak, prakiraan cuaca terpantau berawan hingga hujan ringan pada Minggu (7/2).

Masyarakat diiminta untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. yds

You Might Also Like

PKB Kota Semarang Kukuh Gus Yusuf Tetap Calon Gubernur Jateng
Wamenlu Tegaskan Tidak Pernah Ada Pembicaraan Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto Mundur, Ini Alasannya
SIG dan BTN Berkolaborasi Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan
Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Tambah Pompa Berkapasitas 1.000 Liter /Detik
TAGGED:banjir semarangbnpbdampak banjir semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?