By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pembelajaran Ekstra bagi Santri TPQ
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Pembelajaran Ekstra bagi Santri TPQ

Last updated: 14 November 2021 21:57 21:57
Jatengdaily.com
Published: 14 November 2021 21:57
Share
Tim KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan pembelajaran ekstra pelatihan tilawah dan pelatihan rebana. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Untuk melestarikan seni musik islami, sekaligus mengembangkan potensi santri TPQ Baitussalam, Tim KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan pembelajaran ekstra pelatihan tilawah dan pelatihan rebana. Kegiatan tersebut dilaksanakan seminggu sekali setiap Jumat pukul 16.00-17.00 WIB di Masjid Baitussalam.

Ada dua kegiatan yang diperioritaskan dalam pembelajaran ekstra ini, yaitu pelatihan tilawah untuk santri perempuan dan pelatihan rebana untuk santri laki-laki. Untuk pelatihan tilawah dipimpin langsung oleh salah satu mahasiswa KKN yang mumpuni di bidangnya yakni Muhammad Cahya Ramadhan. Adapun pelatihan rebana dibimbing Muhammad Ulil Abshor, Imam Nur Ichsan, dan Firdhani Nur Aziziah.

“Seneng bisa latihan tilawah sama Mas Rama, suaranya bagus jadi belajar tilawahnya tambah semangat” ujar Viona, salah satu santri TPQ Baitussalam.

‘”Pelatihan rebananya menyenangkan, kami dibagi menjadi 3 kelompok. Ada yang berlatih rebana, tam, dan bas.” kata Chelsea salah satu santri peserta pelatihan rebana.

Menurut Chelsea ia merasa senang mengikuti latihan rebana bersama mas dan mbak mahsiswa KKN karena cara pengajarannya tidak membosankan. Ada waktunya untuk bercanda tapi ada juga waktu untuk serius. st

You Might Also Like

Sinergi PKK Jateng dan USM, Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Keluarga
Ilmu Komunikasi Unissula Perluas Kerjasama Hingga Luar Negeri
Talkshow di Radio USM Jaya: Pernikahan Dini Dinilai Bawa Dampak Negatif
STIEMA Dorong Inovasi lewat International Webinar & Call for Paper ”Entrepreneurship and Creative Economy in the Digital Era”
Peroleh Akreditasi FIBAA, Prodi S1 Sastra Indonesia FIB Undip Mantap Go International
TAGGED:ekstrapembelajaran santriTPQ Baitussalam Wonosari SemarangUIN Walisongo
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?