By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Bertajuk ‘Ngasor’
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Webinar Bertajuk ‘Ngasor’

Last updated: 2 November 2021 21:19 21:19
Jatengdaily.com
Published: 2 November 2021 21:19
Share
Webinar ini menghadirkan seorang narasumber yang berkompeten di bidangnya KH Syafuddin Zuhri, SPd I yang juga pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Qulub Ngaliyan, Semarang. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Untuk menambah pengetahuan tentang Walisongo yang berperan penting dalam penyebaran Islam dan pendidikan di tanah air, sekaligus menggali dan meneladani metode-metode dakwah yang dilakukan para tokoh Walisongo, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah (RDR) angkatan ke-77 kelompok 101 UIN Walisongo menggelar webinar bertajuk ‘Ngasor’.

Kegiatan Ngasor (Ngaji Sore) bertema “Menggali dan Meneladani Metode Dakwah Walisongo) berlangsung Minggu (31/11). Tema ini tentunya sangat menarik untuk kita gali bersama, karena kegiatan tersebut merupakan salah satu ciri khas kegiatan di pondok pesantren yang dilakukan oleh Walisongo.
Webinar ini menghadirkan seorang narasumber yang berkompeten di bidangnya KH Syafuddin Zuhri, SPd I yang juga pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Qulub Ngaliyan, Semarang. Acara ini diikuti sekitar 80 peserta melalui platfrom Zoom Meeting.

Ngaor diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh M Cahya Ramadhan, anggota kelompok KKN RDR angkatan ke-77 kelompok 101. Kemudian dilanjutkan sambutan oleh ketua panitia Ahmad Khumaidi dan dosen pembimbing lapangan kelompok 101, Ibu Dian Tauhidah MPd.

”Ngasor, selain merupakan kependekan dari Ngaji Sore juga bermakna merasa masih rendah. Artinya apa, karena kita merasa diri kita masih rendah maka ayo sama-sama kita ngaji sore agar tidak asor (nista/kalah)”, ujar KH Syafuddin Zuhri.

KH Syafuddin Zuhri menceritakan beberapa metode dakwah yang dilakukan oleh para Sunan Walisongo, memiliki sifat arif, bijaksana, dan adil, sehingga dakwahnya dapat diterima oleh masyarakat. Walisongo memiliki peran yang sangat banyak dalam mendakwahkan Islam dan pendidikan di Indonesia.

“Adanya sosial budaya yang dimunculkan oleh Walisongo bertujuan untuk membentengi akhlak manusia” tambahnya. st

You Might Also Like

Unissula Tambah Guru Besar, LLDIKTI: Sebagai Pemantik Go Internasional
Mahasiswa Magister Hukum USM KKL di KPK dan UI
Pelajar SMA Asal Mranggen Lolos ke Final Tunggal dan Ganda Putri Bulu Tangkis Piala Rektor USM
UKM PIB USM Audiensi dengan Kesbangpol Jateng
Bedah Buku Pendidikan Pancasila, Supari : USM Itu Indonesia Banget
TAGGED:Dakwah WalisongoNgaji SoreUIN WalisongoWebinar bertajuk Ngasor
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?