By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Undip Ajak Warga Gedawang Tanam TOGA
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa Undip Ajak Warga Gedawang Tanam TOGA

Last updated: 9 Agustus 2021 18:34 18:34
Jatengdaily.com
Published: 9 Agustus 2021 18:34
Share
Penanaman tanaman obat keluarga di daerah Gedawang Kota Semarang. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sejak tanggal 3 Juli 2021, Presiden Jokowi telah menetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali. Aturan baru ini meliputi pembatasan-pembatasan lebih ketat daripada yang selama ini berlaku.

Hal ini mengakibatkan kegiatan Work From Home (WFH) mengalami peningkatan. Tak jarang akibat kegiatan rutinitas yang berubah namun monoton di rumah saja, masyarakat cenderung mudah bosan dan jenuh. Oleh karena itu diperlukan salah satu cara untuk memanfaatkan momen di rumah saja.

Melihat terjadinya permasalahan ini, Rosemerry sebagai salah satu Mahasiswa KKN UNDIP Tim II 2020/2021 mengajak warga Gedawang dalam aksi penanaman tanaman obat keluarga dengan ibu ibu PKK RT 6 RW 7 Kelurahan Gedawang, Kota Semarang.

Tanaman obat menjadi alternatif masyarakat sebagai salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun dan produktivitas diri terhadap serangan pandemi COVID-19 saat ini. Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada hakekatnya adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri.

Selain itu, kiranya dengan ada kegiatan tanam menanam ini dapat dijadikan sebagai alternatif untuk warga sebagai penghilang jenuh di tengah PPK ini. Di saat pandemi seperti ini juga, diharapkan tanaman ini dapat diolah dan dimanfaaatkan menjadi obat-obat, bumbu dapur bahkan dikembangkan untuk berjualan sebagai salah satu bentuk pemenuhan kebutuhan keluarga.

Kegiatan ini diawali dengan pembagian buku saku seputar pengenalan dan pemanfaatan tanaman obat di Grup Whatsapp warga. Selanjutnya, kegiatan menanam bersama ini dilakukan pada 1 Agustus 2021 yang diikuti oleh beberapa ibu-ibu PKK dari RT 6. Beberapa jenis tanaman obat yang ditanam berupa jahe merah, jeruk purut, pegagan dan lidah buaya.

Selain itu, ibu – ibu PKK juga senang hati membawakan beberapa bibit yang mereka miliki di rumah untuk meramaikan lahan kosong tersebut. “Saya senang dengan bantuan Mba Rose melakukan kegiatan KKN disini. Mudah – mudahan kegiatan sosialisasi dan hasil penanaman tanaman TOGA bersama ini dapat dituai oleh warga RT 6 RW 7 ini” ujar Bu Jum sebagai salah satu warga RT 6 RW 7.
Penulis: Rosemerry Fatmawati (Teknik Kimia UNDIP)-yds

You Might Also Like

Vaksinasi Tenaga Pendidik Ditarget Rampung Juni 2021
Tingkatkan Produksi, SG Tembus Pasar Cina dan Malaysia
Tahun Ajaran Baru, Pembelian Seragam Sekolah Naik 300%
Jelang 100 Hari, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Transformasi Nasional
Minggu Depan, Nakes akan Disuntik Vaksin Ketiga Kalinya
TAGGED:Gedawang Semarangkkn undippenanaman TOGA
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?