By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Mbak Ita Pimpin Parade Gowes Berkebaya, dari Belanja di Johar sampai Piknik di Maerakaca
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mbak Ita Pimpin Parade Gowes Berkebaya, dari Belanja di Johar sampai Piknik di Maerakaca

Jatengdaily.com
Published: 15 November 2021 07:43
Share
Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pimpin gowes pagi berkebaya keliling kota. Wakil Walikota Semarang bersama ratusan warga serba menggunakan kebaya dan lurik saat gowes pagi, Minggu 14 November 2021. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pimpin gowes pagi berkebaya keliling kota. Wakil Walikota Semarang bersama ratusan warga serba menggunakan kebaya dan lurik saat gowes pagi, Minggu 14 November 2021.

Wakil Walikota Semarang sendiri mengenakan atasan kebaya warna merah, dengan stelan bawah sporty. Gowes kebaya ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan serta HUT Komunitas Diajeng Semarang kelima.

Tak ada kesulitan dalam mengayuh sepeda gowes pagi, bahkan rombongan terlihat asyik berkeliling kota. “Gowes kebaya bukan mengenalkan saja tapi membuktikan berkebaya tidak buat berat aktivitas,” kata Mbak Ita, sapaan wakil walikota.

Start gowes dimulai dari Polder Tawang dengan penanaman pohon, agar lingkungan sekitar lebih hijau. Kemudian, Mbak Ita mengajak ibu-ibu Diajeng berbelanja di Pasar Johar aneka kebutuhan sehari-hari.

Mbak Ita pimpin Gowes berkebaya keliling Kota Semarang. Foto:ist

Mbak Ita ingin para ibu-ibu mulai belanja nglarisi para pedagang Pasar Johar yang baru saja relokasi. Belanja berkebaya tak membuat sulit, bahkan terlihat cantik mencuri perhatian para pedagang.

“Ini untuk membuat laku, mengajak ibu -ibu menglarisi dagangan sehingga pedagang merasa bagian dari Pasar Johar,” katanya.

Setelahnya, rombongan menuju destinasi wisata Grand Maerakaca. Tetap dengan kebaya rombongan berkeliling di miniatur Jawa Tengah itu. “Tentunya makna berkebaya ini bahwa kita belanja, olahraga, gowes, kita beraktifitas itu apapun ternyata fleksibel bisa dipakai apapun,” kata Mbak Ita.

Karenanya, Mbak Ita mengajak para kaum wanita untuk bisa memakai kebaya kapan saja. “Kebaya ini sudah menjadi pakaian sehari-hari hati. Perlu melakukan istilahnya nguri-nguri budaya untuk jadi pakaian kita semuanya,” katanya.

Ketua KDS Maya, menyampaikan jika KDS tetap akan melestarikan budaya kebaya dan jarik.Terutama untuk kaum milenial tidak malu mengenakan kebaya atau jarik maupun lurik. “Gowes jadi media berkebaya, harapannya anak muda makin cinta dan bangga budaya sendiri dan gemar pola hidup sehat,” katanya.st

You Might Also Like

SIG Laporkan Kinerja Positif di Tengah Lesunya Pasar Semen Domestik
Di Tengah Pandemi Corona, Masker Jadi Kebutuhan Warga
Klaster Perkantoran COVID-19 jadi Perhatian
Buka Porsimaptar XXII di Akpol, Menpora: Ajang Membentuk SDM Sehat dan Bugar
Meningkatnya Kasus HIV/AIDS Akibat Salah Pergaulan
TAGGED:gowes berkebayaMbak ItaParade GowesWakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?