Membangun Ketahanan Bangsa dan Pemulihan Ekonomi dengan Wali Digital

Sejumlah instruktur ahli di bidang digital marketing dihadirkan pada kegiatan Wali Digital di samping personel Kesbangpol dan Linmas juga FKUB yang memberikan pembekalan wawasan kebangsaan serta toleransi antar umat beragama. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Turut andil membangun ketahanan bangsa dan negara adalah kewajiban semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali. Termasuk di dalamnya pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

DPD LDII Kabupaten Demak, melalui wahana silaturahim digital (Wali Digital) yang diinisiasi, berupaya mengambil peran dalam membangun ketahanan nasional sekaligus pemulihan ekonomi terdampak COVID-19. Seperti disampaikan Ketua DPD LDII Kabupaten Demak Kurniawan Ariefendi, kokohnya suatu negara dan bangsa tak lepas dari semangat nasionalisme generasi mudanya dalam membangun daerah.

“Bersamaan momentum Hari Kesaktian Pancasila 2021 yang bertema ‘Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila’, DPD LDII Kabupaten Demak menginisiasi terbentuknya agen net working pemasaran program dan produk unggulan pedesaan oleh remaja-remaja potensial. Tentunya dengan dilandasi integritas tinggi,” ujarnya, Minggu (3/10/2021).

Wali Digital yang diselenggarakan seiring program pembangunan LDII untuk bangsa, utamanya dalam bidang wawasan kebangsaan, ekonomi dan teknologi digital adalah suatu ajang silaturahim generasi muda antar umat beragama dalam rangka meningkatkan ketahanan kebangsaan dan bela negara. Yakni dengan membangun pondasi net working dalam mengembangkan potensi Kabupaten Demak berbasis digital.

Berkoordinasi Kantor Kesbangpol dan Linmas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Demak serta Polines Semarang, acara yang digelar maraton selama dua hari tersebut diikuti 33 peserta perwakilan umat beragama. Mereka rata-rata adalah kaum muda potensial, yang diharapkan mampu menjadi agen penggerak pemulihan ekonomi di lingkungannya.

Sementara materi yang disampaikan meliputi pembekalan wawasan kebangsaan juga peran pemuda dalam toleransi beragama. Lanjut pelatihan digital marketing, dengan target mendongkrak potensi unggulan Kabupaten Demak, mulai dari sejarah, budaya, UMKM, pertanian, kelautan dan perikanan hingga pariwisata.

“Harapannya para calon pemimpin di masa depan tersebut dapat secara aktual turut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional. Utamanya sektor ekonomi terdampak covid-19,” imbuh Kurniawan Ariefendi.

Pada saat sama mereka juga diproyeksikan tidak hanya mampu beradaptasi dan ahli di bidang digital, tapi tumbuh rasa kebangsaannya pula. Termasuk turut menangkal informasi hoaks dengan perkuatan ideologi. rie-yds