DEMAK (Jatengdaily.com) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMP menggelar workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAI se-Kabupaten Demak, Rabu (17/03). Kegiatan ini menghadirkan nara sumber utama Kepala Dindikbud Drs Eko Pringgolaksito, MSI dan Kepala Kantor Kemenag Drs H Ahmad Muhtadi, MPdI.
Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H Bambang Soesetiarto, SIP yang juga ikut membantu terselenggaranya kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi GPAI SMP Kabupaten Demak, Pengawas PAI H Abdul Makhrus SAg MSI dan Endah Sulistyowati SAg, MPd, juga hadir dalam acara pembukaan workshop.
Workshop dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Jumlah peserta sebanyak 200 orang, dengan mekanisme setiap pertemuan 50 peserta tatap muka dan 150 peserta lewat daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting dan juga disiarkan secara Live melalui Youtube.
Acara workshop ini juga diikuti oleh 20 GPAI SD Kabupaten Demak yang merasa tertarik dengan materi tersebut. Pada hari pertama acara dibuka langsung oleh Drs Eko Pringgolaksito, MSi. Dalam arahannya Pak Koko (sapaan akrabnya) menyampaikan pentingnya GPAI sebagai penjaga karakter peserta didik terutama di masa pembelajaran daring ini.
Pria berkumis ini mengingatkan pentingnya guru membekali diri terkait dengan pemanfaatan media pembelajaran. “Agar pesan tersampaikan kepada peserta didik, seorang guru ditunut menguasai berbagai media yang menarik”, ujarnya.
Dia yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial ini mengingatkan kepada seluruh guru PAI agar membentengi peserta didik dari pemahaman Islam yang radikal yang akan membawa perpecahan di tengah masyarakat.
Materi hari pertama disampaikan oleh Syaekudin, SAg, MPdI, yakni Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Microsoft Excel. Sebelum masuk pada materi inti, Syaekudin yang juga ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Demak ini menyampaikan cara pembuatan akun dan cara mengaktifkan SIM PKG untuk guru PAI yang mana untuk bisa mengikuti seleksi PPPK khusus untuk guru PAI harus aktif pada empat aplikasi, yaitu emis, siaga, dapodik dan sim PKB.
Selain itu, Guru PAI di SMP Negeri 1 Kebonagung itu juga menekankan pentingnya GPAI untuk bergabung di AGPAII sebagai salah satu organisasi profesi GPAI yang memperjuangkan GPAI untuk mendapatkan hak-haknya. Syaikun yang juga Instruktur Nasional AGPAII Digital itu membawakan materi pembuatan media pembelajaran berbasis excel, tahap demi tahap dengan jelas dan penuh kesabaran.
Respons positif guru PAI tampak dalam semangat dan keseriusannya dalam mencoba membuat media pembelajaran berbasis excel tersebut. Di samping materi pembuatan media pembelajaran berbasis excel, juga akan diberikan materi AKM, penilaian online dan PJJ, bedah SKL dan kisi-kisi US 2021, juga diberikan materi penyusunan perangkat pembelajaran lengkap menyongsong Tahun Pelajaran 2021/2022. st

