By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Museum KA Ambarawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Anak-anak Belum Diperbolehkan Masuk
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
JedaWisata

Museum KA Ambarawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Anak-anak Belum Diperbolehkan Masuk

Last updated: 27 Agustus 2021 19:01 19:01
Jatengdaily.com
Published: 27 Agustus 2021 11:11
Share
Museum Kereta Api Ambarawa. Foto: humas KAI
SHARE

AMBARAWA (Jatengdaily.com)- Setelah objek wisata Lawang Sewu di Kota Semarang dibuka kembali untuk kunjungan wisatawan, mulai hari ini Jumat (27/8/2021), Museum Kereta Api (KA) Ambarawa  atau Indonesian Railway Museum (IRM) juga beroperasi lagi.

Hal ini menyusul instruksi Bupati Kabupaten Semarang nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Semarang.

Kabar gembira ini dikatakan oleh Kepala Humas Daop 4 PT Kereta Api Indonesia (KAI), Krisbiyantoro, Jumat (27/8/2021). Adapun jam operasionalnya adalah dari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Untuk Hari Minggu dan Libur Nasional tutup.

Meski begitu menurutnya, ada sejumlah aturan yang diterapkan dalam kunjungan wisatawan tersebut.

‘’Pengunjung dibatasi hanya yang berusia 12-70 tahun saja, praktis anak-anak belum dibolehkan ikut. Juga adanya protokol kesehatan yang ketat, dan pastinya pengunjung menunjukkan sertifikasi vaksin kepada petugas,’’ jelasnya.

Seperti diketahui, pada PPKM level 4 kemarin,  objek wisata yang berada di Desa Panjang, Ambarawa, Semarang ini ditutup karena pandemi Covid-19.

Meski telah dibuka kembali namun penerapan prokes sangat ketat. Hal itu meliputi pembatasan jumlah pengunjung, menerapkan social dan physical distancing, menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun, hand sanitizer serta kewajiban memakai masker.

Di Stasiun yang dibangun oleh Belanda dan diresmikan  tahun 1873  ini, memiliki banyak koleksi.  Beberapa koleksi sarana perkeretaapian heritage seperti puluhan Lokomotif Uap, ada juga Lokomotif Diesel,  kereta dan sejumlah gerbong dari berbagai daerah.

Sebelum Covid-19, para pengunjung juga dapat menikmati perjalanan wisata dengan menaiki Kereta Api Wisata relasi Ambarawa-Tuntang dengan rute pulang pergi dengan lokomotif penarik jenis lokomotif uap maupun kereta diesel vintage. Penumpang akan disuguhi pemandangan indah di sepanjang perjalanan.

Selain itu terdapat juga rute kereta Api Wisata Ambarawa-Jambu-Bedono pulang pergi yang menggunakan lokomotif uap bergigi yang melewati rel bergerigi. Uniknya lagi, rel bergerigi ini hanya satu-satunya yang masih aktif di Indonesia, yang merupakan peninggalan Belanda pada masanya itu. She

You Might Also Like

Siap Layani Pengunjung, Waduk Jatibarang Dilengkapi 26 Perahu
Dari Hobi, SSMC Buat Motor Jadul S 90 Tetap Eksis
Novelis Bambang Iss Sumbang Buku untuk Perpustakaan Satupena Jateng
2020, Pemprov Jateng Siapkan Top 10 Event Jateng dan Berskala Internasional
Ratusan Kethek Ogleng Sambut Pesta Rakyat
TAGGED:kereta api uapMuseum Ambarwa dibuka lagiMuseum KA Ambarawa
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?