Orang Tua Agar Hadiahi Buku saat Anak Ultah

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Para orang tua agar memberikan hadiah buku kepada anaknya saat yang bersangkutan ulang tahun. Dengan memberikan hadiah buku diharapkan anak memiliki kebiasaan membaca sejak dini. Anak akan terasah kemampuannya dalam menanggapi buku yang dibaca.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie saat on air di RRI Semarang pada acara Semarang Lintas Malam dengan topik Gerakan Literasi Sekolah, Minggu malam, 3 Oktober 2021. Selain Gunoto, narasumber lain adalah Ketua Komunitas Kumandang Sastra Semarang Didik Supardi Driya Widiana.

Menurut Gunoto, orang sering mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Hal ini karena semua ilmu pengetahuan terdapat dalam buku. Kecintaan anak terhadap buku akan tecermin pada kemampuan literasi dan perilakunya. Hal itu bisa dimulai dari rumah, selain di sekolah.

Didik Supardi Driya Widiana.

“Gerakan Literasi Sekolah bertujuan meningkatkan minat dan keterampilan membaca dan menulis para siswa, termasuk juga para guru. Bagaimana menjadikan sekolah sebagai tempat untuk belajar membaca dan menulis, agar para siswa dan guru selalu literat sepanjang hidup mereka,” katanya seraya menambahkan perlunya ekosistem dibangun dalam gerakan tersebut.

Gunoto mengatakan, pada tahap awal para siswa dapat diajak membaca dalam hati, menyimak, dan membaca nyaring. Pada tahap berikutnya para siswa berperan aktif dalam mengembangkan emosi dan pemikiran mereka. Mereka mungkin dapat ditugasi untuk menulis ulang apa yang mereka baca.

“Sedangkan pada tahap selanjutnya, siswa dapat diarahkan untuk membaca buku-buku sastra. Terutama yang masih ada korelasi dengan kurikulum yang digunakan,” tandasnya.

Didik Supardi lebih menyoroti masalah minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Saat ini peringkat literasi Indonesia berada di urutan 62 dari 70 negara. Tentu hal ini sangat memprihatinkan. Karena dengan minat baca yang masih rendah, tentunya wawasannya pun masih rendah.

Menurut Didik, Gerakan Literasi Sekolah sangat penting bagi upaya menjadikan siswa sebagai insan literat. Semoga masyarakat Indonesia ke depan semakin banyak yang semakin paham akan pentingnya membaca bagi masa depan bangsa dan negara.

“Kita berharap, dengan menggalakkan gerakan literasi sastra di sekolah, diharapkan akan mampu mendongkrak minat baca masyarakat di masa mendatang. Tentu saja dalam hal ini sangat diharapkan peran para pendidik untuk menumbuhkan minat baca kepada para peserta didik,” ujarnya sambil mengingatkan kalau hal ini harus dimulai dari jenjang pendidikan paling rendah.st