By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hunian Pasien Covid-19 di Rembang Menurun Drastis
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hunian Pasien Covid-19 di Rembang Menurun Drastis

Last updated: 24 Agustus 2021 12:04 12:04
Jatengdaily.com
Published: 24 Agustus 2021 12:04
Share
Ruang perawatan di RSUD dr R Soetrasno. Foto: Pemkab Rembang
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com)- Kepala Seksi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Tabah Tohamik  mengatakan, jumlah pasien Covid-19 di RSUD dr R Soetrasno Rembang menurun drastis. Terhitung per Senin (23/8/2021) siang kemarin, hanya ada lima orang pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Kondisi tersebut sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan pada bulan Juni hingga Juli lalu. Di mana, per harinya lebih dari 100 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat.

“Bahkan sempat pernah ada yang mendekati 200 orang,” ungkapnya.

Tabah menjelaskan, ruang perawatan yang semula menjadi ruang isolasi khusus, sudah mulai difungsikan kembali untuk perawatan biasa seperti dulu. Namun, sewaktu-waktu bisa dipergunakan kembali untuk ruang isolasi, manakala terjadi penambahan pasien.

“Saat ini pasien hanya terpusat di satu ruang isolasi, mayoritas lainnya nggak ada pasien Covid-19,” imbuh Tabah.

Menurunnya jumlah pasien Covid-19 juga terjadi di beberapa rumah sakit, untuk RSI Arafah tinggal merawat satu orang pasien dan RS Bhina Bhakti Husada juga masih merawat satu orang pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang Arief Dwi Sulistya menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rembang masih berada di PPKM level 3.

“Untuk eks Karesidenan Pati, Rembang level 3 bersama daerah-daerah lain, kecuali Kabupaten Blora yang level 4,” paparnya.

Menurut Arief, penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat, karena kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, disamping percepatan vaksinasi.

“Meski demikian, kami mohon masyarakat jangan mengendorkan protokol kesehatan, utamanya pakai masker dan menghindari kerumunan,” pungkas Arief.

Arief menambahkan, dari 14 kecamatan di Rembang, sudah separuhnya bebas Covid-19. Yakni, Kecamatan Sumber, Bulu, Gunem, Pamotan, Sedan, Lasem, dan Pancur.

Melihat banyaknya wilayah yang sudah zero Covid-19, Arief yakin, Rembang akan segera turun ke level 1. Sehingga, aktivitas perekonomian segera pulih dan pariwisata sudah boleh buka.

“Tetapi itu kan self asesment. Mengukur diri sendiri. Apabila sudah turun level 1, tempat wisata akan sudah diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan,” imbuhnya. She

You Might Also Like

Mahkamah Agung Tolak Kasasi JPU, Savitri Menang Lagi
Hindari Perjalanan Jauh dengan Motor Saat Mudik Lebaran
Pembangunan Infrastruktur Sangat Dibutuhkan Masyarakat
Masyarakat Diharapkan Mandiri Hadapi Pandemi Covid-19
Kuota Haji Ditetapkan, Jateng dapat Jatah 13.868 Calhaj
TAGGED:pasien covid-19Pasien Covid-19 turunrembang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?