Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Hadi Waluyo saat monitoring ujian kompetensi P3K untuk memastikan transparansi rekrutmen. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com)- Ketua DPRD H Fahrudin BS didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Hadi Waluyo melakukan monitoring ujian kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Rabu (15/9/2021). Hal itu dimaksudkan memastikan transparansi dalam rekrutmen P3K khusus guru, yang pada 2021 ini tersedia 1.979 formasi.

Di sela pantauan pelaksanaan ujian P3K di SMA Negeri 1 Demak, serta SMK Negeri 1 dan 2 Demak, politisi PDIP itu memastikan, semuanya berjalan sesuai prosedur sehingga tidak terjadi hal tak diinginkan. Mulai dari ketersediaan genset mengantisipasi listrik padam, hingga antisipasi praktek perjokian.

“Sejak awal kami komitmen mengawal transparansi rekrutmen P3K. Alhamdulillaah sejauh ini terpantau baik dan lancar. Kalau pun ada yang berhalangan hadir, ada kesempatan ujian susulan yang diagendakan tersendiri,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Sebagaimana disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Demak Sutoko, sebelum masuk ruang ujian peserta diwajibkan menyerahkan kartu tanda peserta ujian yang dilampiri foto dan hasil tes antigen. Kemudian dipanggil satu-satu masuk laboratorium komputer (tempat ujian), untuk memastikan peserta sesuai identitas pada kartu peserta, bukan joki.

Maka itu Ketua DPRD Demak Fahrudin kembali mengingatkan semua peserta ujian kompetensi P3K percaya diri saat mengerjakan soal ujian dengan belajar sungguh-sungguh.

“Jangan pernah percaya pada orang yang mengaku bisa meloloskan tes rekrutmen P3K khusus guru ini, apalagi ada keharusan menyerahkan sejumlah uang. Kemungkinan kecil ujian model Computer Assisted Test (CAT) ini bisa bocor, sebab semua barang bawaan peserta seperti HP atau kamera wajib ditinggal di luar ruangan ujian,” ucap wakil rakyat asli Mranggen tersebut.
Di sisi lain Hadi Waluyo menyatakan, ujian kompetensi total diikuti 2.220 peserta. Terdiri dari peserta ujian P3K guru SD, SMP, dan SMA.

Disampaikan pula apresiasi pada komitmen DPRD Demak mengawal rekrutmen calon P3K. Monitoring Ketua DPRD ke tiga lokasi ujian kompetensi bukti legislatif tidak main-main dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Terimakasih adanya proses pengawalan oleh ketua DPRD. Hal ini memberi harapan besar akan transparansi pada rekrutmen P3K. Seandainya ada pelanggaran pastinya akan ditindak sesuai kewenangan dewan. Tentunya ini sebagai garansi, bahwa rekrutmen P3K di Demak benar-benar bersih dan transparan,” tandasnya.rie-she