By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemkot Semarang Sosialisasikan Prokes dengan Walking Boards
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemkot Semarang Sosialisasikan Prokes dengan Walking Boards

Last updated: 1 Maret 2021 11:33 11:33
Jatengdaily.com
Published: 1 Maret 2021 11:33
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Petugas promosi kesehatan (promkes) Puskesmas Semarang terus berinovasi melakukan edukasi protokol kesehatan (prokes).

Dengan tekad kuat mendorong kesadaran masyarakat, setiap hari mereka tak kenal lelah mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Berbagai inovasi diciptakan agar masyarakat tak jenuh mendengarkan imbauan terkait protokol kesehatan.

Inovasi yang cukup menarik perhatian yakni walking bilboard atau papan berjalan yang berisi pesan-pesan protokol kesehatan.

Reina, petugas promkes puskesmas, mengaku, adanya walking bilboard lebih memudahkan dalam mengedukasi masyarakat, terlebih di tempat kerumunan seperti di Kota Lama.

“Kalau hanya suara saja kurang jelas. Jadi, melalui alat ini masyarakat bisa mendengarkan imbauan sembari melihat dan membaca pesan-pesan yang tertera,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, edukasi protokol kesehatan merupakan hal yang berkelanjutan. Karena itu, perlu ada inovasi dan kreatifitas agar masyarakat tidak bosan.

“Saya lihat masyarakat kalau hanya dengan suara biasa tidak ada visualisasi sepertinya mulai bosan atau tidak mendengarkan. Kami berpikir apa yang membuat orang mendengarkan. Akhirnya, saya punya ide untuk beli walking bilboard,” jelas Hakam, dilansir dari Pemkot Semarang, Senin (1/3/2021). 

Walking bilboard ini, sambungnya, sudah beberapa bulan digunakan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai media sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, hasilnya cukup efektif. Masyarakat mulai paham dan tau prokes yang baik dan benar. 

Pihaknya membeli empat alat dengan anggaran sekitar Rp 25 juta per alat. Alat tersebut baru pertama kali digunakan di Kota Lama pada Kamis malam kemarin. “Di Indonesia tidak ada. Kami beli di luar negeri,” ucapnya.

Hakam melanjutkan, alat walking bilboard tersebut nantinya akan digunakan oleh petugas puskesmas secara bergantian.

Petugas akan menyasar ke tempat-tempat kerumunan, semisal tempat wisata dan kafe. “Sembari kami pikirkan konten-konten yang menarik. Temanya tentang prokes, tapi bisa dimodifikasi dengan berbagai cara. Nanti, tim kreatif Dinkes yang mengisi konten,” jelasnya. she

You Might Also Like

Jalan Tol Menuju IKN Rampung Akhir 2024
Kasus COVID-19 Demak Tinggi, Anggota DPRD Usul Tambah Nakes Honorer
Polda Jateng Siapkan 284 Kampung Siaga Covid-19
Indonesia Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan Tahap I ke Turki
Ini Tujuh Fakta Unik Gus Miftah Yang akan Ujian Skripsi di FAI Unissula
TAGGED:Pemkot SemarangProkes Walking BoardsWalking Boards
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?