By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pendaki Sindoro Terpeleset di Jurang Berhasil Dievakuasi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pendaki Sindoro Terpeleset di Jurang Berhasil Dievakuasi

Last updated: 3 Januari 2021 15:57 15:57
Jatengdaily.com
Published: 3 Januari 2021 15:57
Share
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi pendaki yang terpeleset di jurang Gunung Sindoro. Foto: ist/adri
SHARE

TEMANGGUNG (Jatengdaily.com) – Ahmada Primanda Bramantyo (17) pendaki asal Kedewan RT 5/2 Desa Sudungdewo Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo, yang mengalami cedera di pos 4 jalur pendakian gunung Sindoro via base camp Kledung Kabupaten Temanggung, Sabtu (2/1/2021) pukul 17.55 WIB berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam keadaan selamat.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menceritakan awal kronologi kejadian Rabu (30/12/20) Ahmada mendaki Gunung Sindoro sendiri lewat jalur pendakian Bedakah Kecamatan Kertek, dengan membawa tas ransel isinya perbekalan dan belum tau kapan kembali.

Hari Sabtu (2/1/2021) keluarga pendaki tersebut mencari keberadaan Ahmada di Base Camp Bedakah dan mendapatkan informasi dari Base Camp Grasindo Kecamatan Kledung bahwa Ahmada ditemukan di jurang Batu Tatah dengan kondisi cedera ringan.

“Kemungikan besar Survivor (pendaki) hendak turun namun sampai di pos 4 mengalami insiden terpeleset hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ketinggian Gunung Sindoro pos 4 kurang lebih 2.800 MPDL dan membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapainya” ungkap Yahya

Dengan informasi tersebut Kepala basarnas Semarang Nur Yahya memperintahkan Koordinator Basarnas pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal memberangkatkan 1 tim rescue untuk melakukan evakuasi disertai alat vertikal

“Tim SAR gabungan tiba di pos 4 didapati kondisi survivor mengalami lemas, cedera pada kaki dan pada dagu .Upaya evakuasi tim SAR gabungan dengan cara digendong hingga ke tempat penjemputan dan dibawa ke base cump Grasindo Kecamatan Kledung,” imbuhnya.

“Dengan berhasilnya evakuasi operasi SAR dinyatakan ditutup dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing- masing” tuup Yahya. adri-yds

You Might Also Like

Pertamina JBT Silaturahmi ke PWI Jateng, Siap Dukung Uji Kompetensi Wartawan
Gerakan Menanam dari Rumah, Demak Perkuat Ketahanan Pangan untuk Cegah Stunting
Pemkot Semarang Bolehkan Aktivitas Tarawih, Buka Bersama Jangan Dulu
PSIS Kurang Setuju Subsidi Rp 800 Juta dari PT LIB
Temanggung Gelontorkan Lima Ton Beras untuk Warga
TAGGED:basarnas semarangevakuasijatuh di jurangpendaki gunung sindoro
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?