By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gerakan Menanam dari Rumah, Demak Perkuat Ketahanan Pangan untuk Cegah Stunting
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gerakan Menanam dari Rumah, Demak Perkuat Ketahanan Pangan untuk Cegah Stunting

Last updated: 7 Agustus 2026 16:17 16:17
Jatengdaily.com
Published: 7 Agustus 2026 16:17
Share
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan saat menerangkan kepada Bupati Eisti'anah upaya mengajak ibu-ibu untuk mengoptimalkan lahan pekarangan dengan menanam sayur dan tanaman hortikultura lainnya untuk mendukung pencegahan stunting. Foto : sari jati
SHARE
DEMAK (Jatengdaily.com)– Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Demak terus dilakukan dengan melibatkan berbagai sektor. Tidak hanya mengandalkan layanan kesehatan, ketahanan pangan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi. Salah satunya melalui gerakan menanam sayuran di lingkungan rumah.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Agus Herawan SIP MM, mengatakan gerakan menanam tersebut didorong melalui kelompok-kelompok wanita tani (KWT). Para ibu diajak memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran yang dapat dikonsumsi keluarga.
“Gerakan menanam ini kita dorong kepada ibu-ibu kelompok wanita tani. Untuk mendukung penanganan stunting, mereka bisa menanam sendiri sayuran di rumah sehingga tidak harus selalu membeli,” ujar Agus, Jumat (07/08/2026).
Menurutnya, selain membantu memenuhi kebutuhan sayuran keluarga, kegiatan tersebut juga dapat menjadi langkah sederhana untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, keluarga bisa memiliki sumber pangan bergizi yang mudah dijangkau dan relatif murah.
Agus menambahkan, dukungan terhadap gerakan menanam juga dilakukan melalui penyediaan benih bagi kelompok wanita tani. Benih dibagikan agar masyarakat semakin mudah memulai kegiatan bercocok tanam, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Benih kami bagikan kepada kelompok wanita tani. Selain itu, benih juga banyak tersedia di toko pupuk dan benih pertanian dengan harga yang cukup terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah menambahkan, penanganan stunting tidak mungkin dilakukan oleh satu organisasi perangkat daerah atau satu instansi saja. Diperlukan kerja bersama dari berbagai pihak, termasuk sektor pertanian yang memiliki peran dalam memastikan keluarga mempunyai akses terhadap pangan yang cukup dan bergizi.
Upaya bersama tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Bupati  Eisti’anah menyebut, prevalensi angka stunting di Kabupaten Demak terus turun dari 16 % pada 2022 menjadi 10 % pada 2024, dan kembali menurun hingga 9,5 % selama 2 tahun berturut-turut.
“Prevalensi stunting di Kabupaten Demak berada di angka 9,5%, menjadikannya salah satu daerah dengan tingkat stunting terendah di Jawa Tengah. Angka ini turun tajam dari posisi tahun-tahun sebelumnya seperti 16% (2022) dan menargetkan penurunan lanjutan hingga 7,3% pada tahun 2026,” tegasnya.rie-she

You Might Also Like

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2023 Lebih Kering
Peringati Hari Anak Nasional, IIKSG Gelar Goes To School, Salurkan Peralatan Sekolah hingga Adakan Kelas Inspirasi
Undip dan UNICEF Ajak Posyandu Antisipasi Dampak COVID-19 Pada Ibu Hamil
Meriahkan 195 Tahun Wonosobo, Diskominfo Persembahkan Drama “Sirnaning Memala”
IDI Demak Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2028, Perkuat Sinergi dan Etika Profesi
TAGGED:Demak ketahanan panganGerakan Menanam dari Rumah
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?