By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek, Komisi X Beri Catatan Ini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek, Komisi X Beri Catatan Ini

Last updated: 11 April 2021 17:28 17:28
Jatengdaily.com
Published: 11 April 2021 17:28
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi mengungkapkan pendapatnya terkait penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebelumnya, rapat paripurna DPR RI pada Jumat (9/4/2021) telah menyetujui penggabungan dua kementerian tersebut dan menyetujui pembentukan Kementerian Investasi.

Yoyok mengatakan penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud merupakan langkah yang tepat dari pemerintah supaya dua kementerian tersebut lebih efisien dalam bekerja.

“Sebagai anggota Komisi X yang selama ini bermitra dengan Kemendikbud, saya menyambut baik. Langkah yang tepat dan efisien diambil pemerintah untuk menggabungkan dua kementerian ini,” tandas Yoyok Sukawi di Semarang, Minggu (11/4/2021).

“Dari fungsi pengawasan dan budgeting, DPR juga jadi lebih efisien dan sesuai tupoksinya sehingga pendidikan dan riset teknologi bisa berjalan beriringan,” imbuh anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Namun Yoyok juga tetap memberi catatan bahwa Kemendikbud harus siap menerima beban kerja tambahan.

Di tengah pandemi CCOVID-19, riset dan teknologi juga menjadi salah satu ujung tombak untuk menemukan cara mengatasi pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun lebih ini.

“PR Kemendikbud masih banyak, utamanya terkait pembelajaran tatap muka. Dengan ditambah tugas baru untuk membidangi riset dan teknologi, Kemendikbud juga harus siap untuk terus mendorong adanya riset dan teknologi,” tegas Yoyok.

“Kemampuan anak bangsa untuk melakukan riset dan teknologi harus selalu didukung, utamanya di tengah pandemi Covid-19. Riset yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 harus digencarkan supaya negara ini berhasil memecahkan masalah sendiri dan lebih mandiri,” pungkasnya.

Dengan bergabungnya Kemenristek ke Kemendikbud, Menristek Bambang Brodjonegoro juga telah mengatakan untuk pamit dari posisinya sejak Jumat (9/4/2021) lalu. Setelah ini, riset dan teknologi akan menjadi tanggung jawab Mendikbud, Nadiem Makarim. zia-yds

You Might Also Like

Caleg NasDem Digembleng di Kampus ABN
Presiden Jokowi Buka dan Ikuti Jalan Sehat Menuju 1 Abad NU di Solo
PWI Jateng Gelar Halalbihalal dan Silaturahmi, Hadirkan KH Supandi
Pakar Sebut Penghapusan Presidential Threshold jadi Langkah Maju Menuju Pemilu Demokratis
Kasus TBC di Indonesia Meningkat hingga 77 Persen
TAGGED:KemendikbudKemenristekKomisi X DPRYoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?