Persis Solo Taklukkan PSG Pati 2-0, Kapten Eky Taufik Minta Tak Terlena

Laga Persis Solo kontra PSG Pati di Stadion Manahan Solo. Foto: dok.persis solo

SOLO (Jatengdaily.com) – Persis Solo memenuhi janjinya untuk memberikan hasil maksimal saat melawan PSG Pati (AHHA PS Pati FC), dalam laga pembuka Liga 2 Grup C di Stadion Manahan Solo Minggu (26/9/2021) malam. Persis menaklukkan PSG Pati 2-0 lewat gol Bento Goncalves menit 18 dan Eky Taufik (20′).

Persis Solo sejak awal pertandingan sudah mempertontonkan permainan agresif dengan gelombang serangan ke gawang PSG Pati. Meski diguyur hujan namun para pemain Persis tak kendor agresif untuk membobol gawang PSG. Hingga membuahkan hasil menit 18 dari Beto Goncalves dan dimantapkan oleh Eky Taufik dua menit berselang.

Pelatih Eko Purdjianto, menyampaikan kegembiraannya atas hasil pertandingan ini. Menurutnya, para pemain telah menjalankan instruksi dengan baik sehingga mampu membuahkan dua gol yang berujung kemenangan bagi tim.

“Patut kita syukuri, pertandingan perdana tentu sangat berat setelah sekian lama tidak ada kompetisi. Para pemain menjalankan instruksi dan agresif menyerang sehingga membuahkan 2 gol di babak pertama. Di babak kedua pemain lebih defensif dan mampu mempertahankan kedudukan. Ini awal yang baik untuk tim,” ungkap Eko dilansir laman Persissolo.id.

Baca Juga: Menpora Amali Harap Liga 2 Jadi Ajang Profesional dan Pembinaan Timnas

Diakui Eko Purjianto, tiga pemain Persis Solo sempat mendapatkan pertolongan dari tim medis dalam laga ini. Mengenai kondisi ketiga pemain, yakni Eky, Delvin, dan Irfan Jauhari, Eko berharap ketiganya dapat menjalani masa recovery dengan baik sehingga bisa pulih dengan optimal.

“Yang terlihat agak mengkhawatirkan Jauhari. Kita berharap ada waktu recovery selama 9 hari bisa kita optimalkan, tidak hanya untuk ketiganya, tapi untuk semua pemain juga,” jawabnya.

Sedangkan kapten Persis Eky Taufik kapten yang sukses mencetak gol kedua di laga pembuka menegaskan bahwa setiap proses gol berasal dari kerja sama tim yang baik. Ia mendedikasikan gol tersebut untuk para suporter Persis di manapun sedang berada.

“Gol itu mungkin lebih berasal dari kerja sama tim yang senantiasa fight dan selalu memberi ruang kepada pemain lainnya. Itu rezeki untuk saya. Goal ini saya tujukan kepada pasoepati dan semua suporter Persis.”

Tak lupa, Eky mengapresiasi setiap suara dukungan yang dilantangkan untuk PERSIS. Ia berharap kemenangan di laga ini tidak membuat tim terlena karena masih banyak pertandingan menanti.

“Terima kasih kepada para suporter yang mendukung dan memberikan doa. Ini langkah awal, boleh euforia tapi besok harus langsung fokus untuk menatap pertandingan berikutnya. Lawan kami berat-berat jadi harus terus fokus,” ujarnya saat konferensi pers setelah laga.

Pemilik Tim PSG Pati Atta Halilintar seusai pertandingan mengatakan, Persis memang tim bagus dan calon juara, dan pertandingan perdana melawan Persis menjadi pelajaran terbaik bagi timnya.

“PSG melawan Persis pada pertandingan perdana Liga 2 menjadi pelajaran terbaik bagi tim kani. Kami akan terus melakukan evaluasi agar pada pertandingan selanjutnya akan lebih baik,” kata Atta.

PSCS Menang
Sementara itu di pertandingan kedua di grup sama, PSCS Cilacap berhasil menundukkan PSIM Yogyakarta 1-0. Gol PSCS dicetak menit 41 melalui Gideon Marsell, yang melakukan tendangan dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi kiper PSIM. Skor tak berubah hingga akhir pertandingan.

Pelatih PSCS Cilacap Frans Sinatra Huwae mengatakan pada pertandingan pertama cukup berat karena kondisi hujan sehingga lapangan agak licin. Namun, dia mengapresiasi kerja keras para pemainnya bisa merebut tiga poin penuh melawan PSIM.

Pelatih PSIM Yoyakarta Seta Nurdiyantara mengatakan pemainnya sudah berjuang maksimal. “Kami sudah berusaha agar pertandingan berakhir imbang, tetapi hasil akhir kami kalah 1-0,” kata Seta. yds