By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Polisi Buru Begal di Demak yang Tewaskan Mantan Aktivis PMII
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Polisi Buru Begal di Demak yang Tewaskan Mantan Aktivis PMII

Last updated: 12 Januari 2022 20:36 20:36
Jatengdaily.com
Published: 14 Desember 2021 21:14
Share
Warga menunjukkan lokasi penusukan warga Desa Gaji Kecamatan Guntur, Demak yang tewas setelah dibegal. Foto: sari
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Aksi penusukan di Jalan Raya Blerong Guntur, Demak yang menelan satu korban jiwa pada Senin (13/12/2021) dini hari hingga kini masih menyisakan misteri. Menyusul belum terungkapnya identitas para tersangka, yang gagal membawa kabur kendaraan korban.

Polisi di Demak pun terus berupaya memburu pelaku pembegalan sadis ini. “Mohon doa restu, semoga kasus percobaan pencurian dengan kekerasan ini segera terungkap,” ujar Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono melalui Kasat Reskrim AKP Agil Widiyas Sampurna, Selasa (14/12/2021).

Baca Juga: Pelaku Begal di Demak yang Bunuh Korbannya Ditangkap, Ternyata Pelajar SMK

Seperti dikisahkan warga sekitar lokasi kejadian, Adi Purwoko, sekitar pukul 00.30 didengarnya suara gaduh dekat rumah. “Saat saya keluar terlihat beberapa orang mengeroyok seorang laki-laki. Seperti ada yang berusaha merebut dan mempertahankan sepeda motor,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, laki-laki yang dikeroyok tadi disebutkan jatuh tersungkur bersimbah darah. Karenanya saksi berteriak begal, hingga warga berdatangan dan membuat para pelaku gagal membawa kabur kendaraan yang mereka rampas.

Naas, korban tak tertolong jiwanya. Dengan luka tusuk di bagian dada dan perut, korban yang belakangan diketahui bernama Saifudin (30) warga Desa Gaji Kecamatan Guntur itu menghembuskan nyawa setelah dibawa petugas Polsek Guntur di rumah sakit.

Anak Berbakti
Sementara itu suasana duka masih tampak di kediaman Saifudin (25), warga Desa Gaji Kecamatan Guntur, korban begal di jalur Guntur – Sayung. Terlebih karena korban yang tercatat sebagai mantan aktivis PMII Wonosobo itu terkenal ramah dan bakti pada orang tua.

Sebagaimana di sampaikan paman korban, Abdul Qolik (68), almarhum adalah bungsu pasutri Khumaidillah dan Salamah. “Dulu pernah nyatri di pondok pesantren (ponpes), setelah itu melanjutkan kuliah di Wonosobo,” ujarnya.

Empat bulan lalu ibunya kecelakaan, jatuh dari sepeda dan mengalami patah tulang. Sebagai baktinya ada orang tua, dia memilih merawat sendiri wanita yang melahirkannya. Pun saat ayahnya sakit-sakitan sebulan terakhir, Saifudin tak ada lelahnya merawat mereka secara bergantian.

“Malam sebelum kejadian sekitar pukul 22.00 almarhum pamit mengantar keponakannya ke Ponpes Futuhiyyah Mranggen. Kiranya itu terakhir kami melihat Saifudin, sebab sekitar pukul 02.00 datang kabar almarhum meninggal karena dibegal,” terang Budiyono, seorang kerabat korban. rie-yds

You Might Also Like

Satgas Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Pemalsuan Antigen dan Mafia Karantina
Rencana Naiknya Tarif Listrik 3.500 VA Beratkan Pengusaha Hotel
Sekda Jateng Serahkan Izin Operasional PT BPR BKK Jateng, Siap Outbreakt
Sebagian Jateng Hari Ini Masih Berpotensi Hujan Sedang sampai Lebat
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Demak Panen Jagung
TAGGED:aktivis pmiibegalbegal di demakpolres demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?