By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Satgas Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Secara Pentahelix
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Satgas Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Secara Pentahelix

Last updated: 16 Juni 2021 10:01 10:01
Jatengdaily.com
Published: 16 Juni 2021 10:01
Share
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Satgas Penanganan COVID-19 melakukan antisipasi lonjakan kasus dengan pendekatan secara pentahelix. Satgas menekankan prinsip 3K (Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi) dengan pemerintah dan satgas di daerah serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Operasi yustisi terus ditingkatkan untuk mengawasi penegakan protokol kesehatan dan pembatasan mobilitas masyarakat. Jumlah testing dan tracing terus ditingkatkan untuk menjaring yang positif COVID-19. Dan mengoptimalkan peran pos komando (posko) desa/kelurahan untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Satgas menyusun strategi pengendalian kasus termasuk memastikan ketersediaan fasilitas dan manajemen kasus dengan memanfaatkan fasilitas karantina terpusat,” Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (15/6/2021).

Selain itu, langkah antisipasi yang dilakukan dengan turun ke lapangan menyalurkan bantuan dan melakukan perbaikan manajemen kasus bersama dengan TNI/Polri beserta pemerintah daerah setempat ke beberapa daerah yang mengalami lonjakan kasus. Seperti Kudus, Bangkalan dan daerah lain di sekitarnya.

Satgas telah mengantisipasi tren kenaikan kasus di Provinsi DKI Jakarta sejak 18 Mei 2021. Dengan menambah jumlah tempat tidur di fasilitas karantina terpusat diantaranya 2000 tempat tidur di Wisma Atlet di Kemayoran. Selain Wisma Atlet, ada 31 fasilitas karantina terpusat lainnya juga ditambah dengan total lebih dari 8000 tempat tidur. Hal ini agar Bed of Ratio (BOR) di Wisma Atlet dan lainnya dapat menurun.

“Penambahan ini dimaksudkan untuk mengurangi peluang penularan di rumah, serta mengurangi beban rumah sakit dan tenaga kesehatan di Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Mengingat terjadinya lonjakan kasus, penanganan harus fokus mengendalikan kasus terhadap disiplin protokol kesehatan dan penegakan implementasi PPKM di tingkat kabupaten/kota. “Keberhasilan upaya ini, sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” tandas Wiku. yds

You Might Also Like

Menag: Terbitnya Perpres No 82 Wujud Komitmen Besar Pemerintah ke Pesantren
Selain Corona, DBD Juga Harus Diwaspadai di Jateng
Tukang Becak Tewas di Depan Ruko, Diduga Korban Pembunuhan
Ribuan Pemudik Asal Jateng Balik Rantau Dilepas dengan Bus dan Kereta Api
KPU Usulkan Peresmian Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Semarang
TAGGED:Antisipasi Lonjakan Covid-19penanganan covid-19pentahelixProf. Wiku Adisasmito.
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?