Museum Kota Lama Semarang. Foto: Humas

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pengoperasionalan Museum Kota Lama atau Museum Bubakan ditarget sudah berjalan tahun 2022 mendatang. Saat ini masih dalam proses pengajuan ijin operasional untuk Museum Kota Lama atau Museum oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang ke Provinsi Jateng.

Kasi Museum dan Konservasi Budaya Disbudpar Kota Semarang, Farah Utasariyani mengatakan, jika kelengkapan dan persyaratan kajian ijin operasional museum Kota Lama sedang berjalan.

“Saat ini masih dalam penggodokan oleh tim verifikasi museum tingkat pusat melalui Disdikbud Provinsi Jateng,” terangnya, dilansir Pemkot Semarang, Senin (23/8/2021).

Ia menjelaskan, jika target ijin keluar bisa rampung pada tahun 2021 ini, sehingga museum bisa beropersional pada tahun 2022. Anggaran pun sedang disiapkan oleh Disbudpar pada tahun 2021 ini yang digunakan belanja pada tahun 2022.

“Anggaran tahun ini (tahun 2021-red) sudah tidak mencukupi, sehingga dianggarkan lagi tahun depan (2022-red) dan mungkin baru bisa beroperasi tahun depan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti dalam proses perijinan museum. Salah satu syarat adanya kantor dan ruangan untuk menyimpan koleksi pun bisa dipenuhi oleh Disbudpar Kota Semarang. “Bisa kita siasati, Alhamdulillah harapannya bisa klir,” tambahnya.

Syarat lainnya, lanjut dia, adalah adanya barang yang dipamerkan kepada masyarakat. Syarat ini pun sudah bisa dipenuhi, apalagi Disbudpar Kota Semarang bekerjasama dengan Museum Ronggowarsito Jateng, dan museum di Jogja untuk menyediakan koleksi. She