Tekan COVID-19, Polres Demak Gelar Penyekatan Akhir Pekan

Kabag Ops Polres Demak Kompol Sonhaji didampingi Kasat Lantas AKP Fandy Setiawan saat mengecek status vaksinasi pengendara dari luar kota yang terjaring razia penyekatan akhir pekan di pertigaan Bogorame. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sebanyak 21 kendaraan plat luar kota terpaksa diputar balik petugas gabungan Satlantas Polres Demak dan Dinas Perhubungan pada kegiatan penyekatan akhir pekan di pertigaan Bogorame, Demak, Jumat (27/8/2021). Menyusul gagalnya para pengendara maupun pengemudi tersebut menunjukan bukti vaksinasi pencegahan COVID-19.

Pada saat sama 76 kendaraan lainnya yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) diizinkan melanjutkan perjalanan, karena dapat menunjukan bukti telah melakukan vaksinasi. Bukti dimaksud ada beberapa dalam bentuk notifikasi SMS terhubung aplikasi PeduliLindungi.id, sementara sisanya sudah dalam bentuk kartu semacam sertifikat.

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono melalui Kasat Lantas AKP Fandy Setiawan menjelaskan, penyekatan akhir pekan dilaksanakan menindaklanjuti instruksi Kapolda Jateng untuk membatasi mobilitas masyarakat, terkait antisipasi lonjakan kasus COVID-19. Sehingga Demak yang saat ini ada di level 3 karena teraglomerasi Semarang Raya tidak naik lagi levelnya menjadi 4, atau lebih parah lagi menjadikan PPKM darurat karena zona merah.

“Seperti sebelumnya penyekatan akhir pekan ini berupa penyekatan arus lalulintas masuk kota ada di dua titik yakni Bogorame dan Kracakan. Di samping penutupan delapan titik menuju Alun-alun Simpang Enam Demak, sehubungan potensi alun-alun sebagai titik kumpul massa,” jelasnya.

Selain vaksinasi dan kepatuhan prokes sebagai sasaran pengecekan, disebutkan, penyekatan akhir pekan di sore hari itu juga dimaksudkan sosialisasi pengunduhan aplikasi PeduliLindungi.id. Agar masyarakat cukup menunjukkan barcode pada petugas yang kebetulan mengecek status vaksinasi covid-19, tanpa repot menunjukan SMS bukti telah vaksinasi. rie-yds