TNI Kirim Dua Gelombang Taruna AAL ke PPSDM Migas

Akademi Angkatan Laut mengikuti pelatihan di PPSDM Migas. Foto: ist

CEPU (Jatengdaily.com) – TNI (Tentara Nasional Indonesia) memiliki KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) yang hampir tersebar di seluruh Indonesia, pesawat terbang dan tank semuanya membutuhkan dukungan BBM termasuk juga dukungan bahan bakar untuk operasional kendaraan personel. TNI juga banyak memiliki SPBT (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Tentara) hampir dimiliki setiap Angkatan.

Sehingga di tahun ini, TNI telah mengirimkan dua (2) gelombang Taruna Akademi Angkatan Laut ke PPSDM Migas untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas pada tanggal 29 – 30 Maret 2021 dan gelombang ke-2 pada tanggal 28 – 30 April 2021.

Arlucky Novandi, Widyaiswara Madya yang sekaligus pemimpin pelatihan ini menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari yang kemudian dilanjutkan dengan Ujian Sertifikasi Petugas Pengukur Isi Tangki pada tanggal 3 Mei 2021 selama 26 jam pelajaran terdiri dari 21 teori dan 5 jam pelajaran praktik.

“Pelatihan selama tiga hari ini bertujuan agar peserta pelatihan mampu mengerti dan memahami tentang proses pengolahan BBM dan pelumas, pengetahuan produk BBM dan minyak lumas, pengelolaan BBM dan minyak lumas, pengukuran dan perhitungan minyak standar, sampling minyak, pengujian mutu BBM dan pelumas,” ungkapnya.

Pelatihan yang dibuka pada hari Rabu, 28 April 2021 oleh Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM Migas menyatakan ikut berbela sungkawa atas musibah kapal selam KRI Nanggala 402. Lebih lanjut, Sulis menambahkan bahwa PPSDM Migas berterima kasih atas kepercayaan TNI Republik Indonesia kepada PPSDM Migas dengan tetap mengirimkan taruna Akademi Angkatan Laut.

“Kami PPSDM Migas berterima kasih kepada Akademi Angkatan Laut yang setiap tahun selalu mengirimkan tarunanya untuk pelatihan di PPSDM Migas. Tidak salah AAL mengirimkan tarunanya ke PPSDM Migas karena kami sudah mempunyai pengalaman dan sarana yang cukup lengkap agar para taruna itu lebih memahami tentang bahan bakar kapal perang yaitu B30 sehingga penting untuk mengetahui pengelolaannya dan pelumas,” ungkap Sulis.

Kepala Departemen Suplai Akademi Angkatan Laut Kolonel Laut Budi Wijaya Affandi, SH., M.Si., yang membacakan amanat dari Gubernur Akademi Angkatan Laut, bahwa TNI AAL mengucapkan terima kasih atas kesediaan PPSDM Migas menerima AAL dengan jumlah 16 orang 11 taruna 5 orang taruni.

“Pelatihan ini merupakan aplikasi teori yang telah diterima oleh para taruna yang memiliki tujuan untuk mengukur dan mengevaluasi sejauh mana kemampuan para taruna dalam memahami sekaligus memraktekkan materi yang telah didapat sehingga nantinya dapat melaksanakan tugas sebagai Perwira Supply dan Asisten Kepala Departemen Logistik yang memerlukan ketelitian, kecermatan dan keahlian dalam pelatihan ini.” tulis Gubernur AAL dalam amanatnya pada Rabu (28/04/2021).

Gubernur menulis bahwa sasarannya agar para taruna mampu memahami dan menerapkan macam – macam bentuk formulir BMM dengan baik dan benar, mekanisme permintaan BMM serta prosedur laporan pertanggungjawaban administrasi pembekalan dengan baik dan benar. Untuk itu agar para taruna memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya sehingga sasaran dari pelatihan ini dapt tercapai secara optimal untuk dapat menunjang tugas kedepan. Agar selalu menerapkan protokol pencegahan Covid-19 selama mengikuti pelatihan dan sertifikasi. yds