in

Cinta Produk Dalam Negeri, Bupati Demak Ajak Pelaku UMKM Daftarkan Produknya di E-Katalog

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah bersama Camat Demak HM Syahrie dan jajaran Forkompimda berfoto bersama peserta pelatihan dan pembinaan UMKM. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mengajak para pelaku UMKM mendaftarkan produknya ke e-katalog. Sehubungan instruksi Presiden RI Joko Widodo terkait gerakan mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, khususnya bagi instansi pemerintahan.

Pada kegiatan pembinaan dan fasilitasi UMKM di Kecamatan Demak dengan tema “Pelatihan Berbasis Digital Marketing Melalui E-Katalog Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Menuju UMKM Mandiri”, Bupati Eisti’anah menuturkan, saat ini Presiden Jokowi menginstruksikan instansi-instansi pemerintahan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri.

“Maka pada kesempatan kali ini, kita fasilitasi lewat pelatihan UMKM yang ada di Kecamatan Demak Kota untuk belajar bagaimana bisa memasukkan produknya di e-katalog yang ada di Pemerintah Kabupaten,” ujar Eisti’anah, Selasa (09/07/2024).

Lebih lanjut Bupati Eisti’anah menjelaskan, pelatihan bagi para pelaku UMKM di 14 kecamatan dimaksudkan memfasilitasi para pelaku UMKM dalam memasukkan produk mereka ke e-katalog pemerintah.

Namun begitu bupati mengingatkan, karena keterbatasan SDM tidak semua UMKM dapat difasilitasi dalam satu waktu pelatihan. Oleh karena itu, disarankan mereka bertanya kepada kerabat ataupun tetangga yang sudah mendapat pelatihan e-katalog atau bisa mendaftarkan produknya langsung ke Dindagkop UKM Kabupaten Demak.

“Jika ada UMKM yang ingin terfasilitasi, bisa mendaftarkan produk-produknya langsung ke OPD yakni Dindagkop UKM Demak,” lanjutnya.

Di sisi lain, Camat Demak, HM Syahrie SH MH menuturkan, saat ini tercatat hampir 375 UMKM ada di Kecamatan Demak. Pelatihan ini dilakukan per angkatan, dengan setiap angkatan terdiri dari 50 UMKM.

“Pelatihan ini dilakukan per angkatan, dengan angkatan pertama sebanyak 50 UMKM, dan target kami dalam satu tahun ini adalah 300 UMKM,” ungkapnya.

Disebutkan pula, program tersebut telah berjalan selama 2-3 tahun, dan telah mencapai hampir 1000 UMKM di wilayah kecamatan. rie-she

Written by Jatengdaily.com

Lewat Cultura 2024, Mahasiswa Asing Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia

SIG Tawarkan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon untuk Konstruksi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan