Universitas Trisakti Kirim Mahasiswa Pelatihan ke PPSDM Migas

Mahasiswa Universitas Trisakti pelatihan di PPSDM Migas Cepu. Foto: ist

CEPU (Jatengdaily.com) – PPSDM Migas (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi) merupakan pusat pengembangan sumber daya manusia di subsektor minyak dan gas bumi yang juga berkomitmen mengembangkan jejaring untuk dapat bersinergi dengan lembaga pendidikan, industri, masyarakat, dan pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.

Salah satunya kerja sama antara PPSDM Migas dan Universitas Trisakti dengan mengadakan pelatihan Pengantar Operasi Produksi Migas.

Eva Faza Rif’ati, Widyasiwara Muda dan pemimpin pelatihan ini menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengenal lapangan industri hulu migas melalui pelatihan yang diadakan selama tiga hari yang dimulai pada tanggal 5 April 2021.

“Mahasiswa Trisakti diharapkan mampu memahami dan mengerti setiap jenis peralatan dan fasilitas operasional kegiatan hulu migas. Selain itu, pengetahuan tentang operasional kegiatan geologi, produksi dan pengeboran di lapangan hulu migas juga wajib diketahui. Terlebih lagi, PPSDM Migas mempunyai kilang yang masih aktif beroperasi sehingga mereka akan lebih memahami pengolahan minyak di kilang PPSDM Migas”, ungkap Eva.

Bayu Satiyawara, Ketua Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Trisakti, menyatakan harapannya bahwa meskipun situasi sangat memprihatinkan selama pandemi, tetapi Bayu yakin dengan bimbingan dan arahan para pengajar yang ada di PPSDM Migas acara kuliah lapangan ini dapat berlangsung dengan aman dan lancar sejauh kita semua mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh PPSDM Migas.

“Jadi saya mengharapkan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini mematuhi protokol kesehatan. Gelombang pertama dalam KKL ini, dan dilanjutkan kerja praktek bulan Agustus dengan 4 gelombang selama kurang lebih dua minggu”, tambah Bayu.

Bayu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PPSDM Migas yang telah menerima mahasiswa Trisakti untuk belajar di tengah sulitnya masa pandemi sehingga dapat mempercepat proses kelulusan dari mahasiswa Trisakti.

“Kami sangat berterima kasih kepada PPSDM Migas karena bersedia untuk menerma kami dan saya juga berpesan kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti program ini, untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik karena Cepu adalah tempat pelatihan dan sertifikasi subsektor migas”, ungkap Bayu.

Koordinator Penyelanggaraan dan Sarana Prasaran Pengembangan SDM, Sulistyono menambahkan bahwa dikarenakan PPSDM Migas merupakan satu-satunya lembaga pelatihan milik pemerintah di subsektor minyak dan gas bumi, dengan fasilitas yang memadai serta tenaga pengajar yang telah berpengalaman sehingga akan menambah pengetahuan maupun kompetensi mahasiswa yang telah lulus dan ketika terjun ke dunia kerja.

“Hal ini dapat terlihat dari cerminan mata pelatihan yang berupa empat (4) jam pelajaran teori dan 20 jam pelajaran praktek di lapangan sehingga akan lebih mengetahui kondisi riil lapangan migas yang berada di wilayah Cepu”, tegas Sulistyono.

Bagi mahasiswa Jurusan Teknik Perminyakan, maka kompetensinya dapat diukur, salah satunya, dengan mengetahui lapangan migas dan pada kuliah kerja lapangan kali ini mahasiswa dibawa ke lapangan Geologi yang berada di Wonocolo, pengeboran dan peralatan sumur di Bojonegoro, dan sekilas tentang kegiatan hilir migas.

“Sehingga harapan kami, selama tiga hari tersebut para mahasiswa Trisakti dapat memahami proses eksplorasi dan eksploitasi dunia migas untuk menambah skill subsektor minyak dan gas”, tutup Sulistyono. yds