By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Vaksinasi di Demak Tahap 2, Pedagang Keliling Target Prioritas
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Vaksinasi di Demak Tahap 2, Pedagang Keliling Target Prioritas

Jatengdaily.com
Published: 26 Februari 2021 08:53
Share
Seorang penerima vaksin dicek kondisi medisnya, karena ada gangguan psikis di Demak. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Hari kedua vaksinasi pencegahan COVID-19 tahap kedua Pendapa Bhakti Satya Kabupaten Demak masih dipenuhi calon penerima vaksin sinovac, Kamis (25/2/2021). Jika sebelumnya pejabat struktural, kades serta tokoh agama yang menjadi sasaran, pada hari kedua giliran guru, pekerja sosial dan pedagang yang mendapatkannya.

Juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Demak dr H Singgih Setyono menyampaikan, hari kedua vaksinasi tahap kedua dialokasikan 2.500 dosis. Selain guru, pedagang utamanya pedagang keliling menjadi target prioritas vaksinasi.

“Pedagang keliling adalah orang yang berpotensi membawa virus karena mobilitas yang tinggi. Maka sebagaimana sudah kami laporkan ke Pak Gubernur, pedagang keliling masuk sasaran vaksinasi tahap kedua,” kata Sekda Demak tersebut.

Sedangkan untuk kelompok guru, tiap sekolah mendapatkan jatah empat guru. Ditambah seorang lagi yang memiliki mobilitas tinggi di sekolah tersebut.

Disebutkan pula, pada vaksinasi hari pertama dilaporkan satu orang mengalami efek samping pasca-vaksinasi. “Beliau seorang wanita. Saat dicek semua kondisi badan bagus dan sehat. Namun setelah divaksin tiba-tiba mengeluh sesak nafas pada masa observasi 30 menit,” ungkap Singgih Setyono.

Setelah dilakukan tindakan medis, yang bersangkutan mengeluh masih sesak nafas. Sementara hasil pemeriksaan tim medis kondisi orang tersebut dalam kondisi sehat.

“Ternyata sesak nafas dialami ibu tersebut karena faktor psikhis. Hasil penelusuran tim, yang bersangkutan memang sedang ada masalah keluarga,” kata sekda.

Sementara itu sejumlah guru mengeluh kecewa. Sebab kedatangan mereka ke pendapa kabupaten untuk mendapatkan vaksinasi tak membawa hasil. Sesampainya di pendapa ternyata vaksin telah habis.

Mengenai hal tersebut, seorang petugas vaksinator yang enggan disebut identitasnya menyampaikan, jumlah guru yang datang ke pendapa melebihi kapasitas. Namun demikian mereka yang belum divaksinasi akan mendapatkan pemberitahuan lebih lanjut. rie-yds

You Might Also Like

Melly Goeslaw Katakan Cinta untuk Soundtrack Film Habibie & Ainun 3
Rakor Ketahanan Pangan di Demak, Polres Soroti Optimalisasi Lahan hingga Serapan Bulog
Ridwan Kamil Visit ke 3 Relawan Uji Vaksin Covid-19, Darahnya Diambil Pakai Vacutainer
Pelantikan Pengurus BEM dan HMPS, Rektor ITB Semarang: Harus Bekerja Maksimal
One Way Mudik Lebaran 2023 Diberlakukan di KM 72 Cikampek sampai Gerbang Tol Kalikangkung
TAGGED:pedagang kelilingsasaran vaksinasi demakvaksinasi di demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?