By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Demo Tolak Kenaikan BBM dan Wacana Tunda Pemilu Berakhir Ricuh
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Demo Tolak Kenaikan BBM dan Wacana Tunda Pemilu Berakhir Ricuh

Last updated: 9 April 2022 00:04 00:04
Jatengdaily.com
Published: 9 April 2022 00:01
Share
Suasana ricuh saat demonstrasi jelang buka puasa di depan gedung gubernur Jawa Tengah pada Jum'at (8/4/2022) oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang, Jumat (8/4/2022). Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang melakukan demonstrasi jelang buka puasa di depan gedung gubernur Jawa Tengah pada Jum’at (8/4/2022). Namun saat jelang adzan maghrib, terjadi kericuhan karena mahasiswa ingin memasuki gedung gubernuran dan berbuka puasa di dalamnya.

Mereka menolak penundaan pemilu dan wacana tiga periode, mempertanyakan kelangkaan minyak goreng, menolak kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta menolak wacana kenaikan BBM subsidi pertalite dan gas LPG 3 Kg.

Khoirul Fajri Assyihan selaku ketua dalam orasinya mengutuk keras wacana penundaan pemilu 2024 dan wacana 3 (tiga) periode. “Kami menolak karena bertentangan dengan konstitusi dan mencederai demokrasi,” ujar Fajri dalam orasinya.

Terkait dengan kenaikkan harga minyak goreng yang seharusnya tidak perlu terjadi, karena Indonesia adalah penghasil minyak sawit terbesar di dunia, Fajri menuntut pemerintah dan penegak hukum mengusut kartel-kartel dan mafia minyak.

“Kami menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas dan mengutuk keras kartel-kartel mafia minyak goreng yang tidak bertanggung jawab sehingga mengakibatkan terjadinya kelangkaan dan mahalnya minyak goreng dalam masyarakat,” ucapnya.

Demikianpun saat menolak wacana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Mereka menuntut pemerintah untuk memberikan keadilan dalam harmonisasi peraturan perpajakan yang telah ditetapkan.

Dalam penolakan wacana kenaikan BBM subsidi pertalite dan gas LPG 3kg karena akan memberatkan beban masyarakat kelas menengah ke bawah dan akan terjadi inflasi besar-besaran di negara Indonesia.

Mereka menuntut pemerintah untuk segera menangani ketidakstabilan ekonomi yang berdampak pada ketidak sejahteraan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh Mahasiswa Indonesia untuk ikut serta dalam mengawal isu penundaan pemilu 2024, wacana 3 (tiga) periode, kenaikan PPN, wacana kenaikan BBM bersubsidi, dan ketidak stabilan ekonomi di Indonesia,” tuturnya. st

You Might Also Like

Energi Muda, Fachrul Razi Optimis Gus Yaqut Akan Pimpin Kemenag dengan Lebih Baik
Buntut Pungutan Liar di Rutan, 90 Pegawai KPK Disidang Etik
Ratusan Peserta Ikuti Turnamen Sepatu Roda Piala Wali Kota
Berlangsung Hingga Akhir 2023, El Nino Sebabkan Iklim Lebih Kering
Antisipasi Merebaknya COVID-19, Layanan SIM Jemput Bola untuk Tenaga Medis
TAGGED:Demo Tolak Kenaikan BBMPergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)Ricuh
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?