By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Jemput Bola ke Sekolah, Puskemas Gajah I Gencarkan Screening Anemia
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jemput Bola ke Sekolah, Puskemas Gajah I Gencarkan Screening Anemia

Jatengdaily.com
Published: 1 Agustus 2022 12:07
Share
Tim Puskesmas Gajah I saat melakukan pemeriksaan HB pada siswi SMK Ganecha untuk mengetahui keberadaan kasus anemia di kalangan pelajar. Foto : ist
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Isu nasional tentang pencegahan stunting disikapi daerah dengan berjuta cara. Di antaranya dengan menyiapkan remaja putri sebagai calon ibu, yang sehat dan jauh dari gejala anemia. Dengan gencar melakukan screening ke sekolah-sekolah atau pun madrasah, serta menindaklanjutinya dengan pemberian tablet tambah darah (TTD) sebagai bagian upaya pencegahan.

Seperti dilakukan Puskesmas Gajah I, yang pimpin langsung Kepala Puskesmas Gajah I dr Lutfi Hakim, terjun langsung ke sekolah-sekolah dan madrasah. Didukung tim lengkap tentunya, jemput bola melakukan screening anemia.

Saat sesi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) soal anemia, disampaikan, stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu, ditandai dengan tubuh pendek yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Di sisi lain, anemia dapat memicu berbagai masalah, termasuk juga risiko stunting pada anak.

“Perlu ketahui, ketika remaja sudah memiliki anemia, maka berpeluang menderita anemia saat setelah menikah dan kemudian hamil. Jika tidak ditangani sejak dini,akan berisiko terjadinya pendarahan saat persalinan, bayi berat badan lahir rendah, dan akhirnya melahirkan bayi stunting,” urainya, didampingi Programmer PKPR Puji Siswati STrKeb dan s Promosi Kesehatan Suwarsih SKep Ners serta Promoter Ernawati SKM, Kamis (28/7).

Anemia yang sering terjadi pada ibu hamil, lanjutnya, adalah anemia defisiensi besi. Gangguan ini biasanya disebabkan kekurangan zat besi di dalam tubuh. Sehubungan kondisi itu lah menjadi latar belakang dilakukannya jemput bola screening anemia ke sekolah dan madrasah, sebagai bagian upaya pencegahan.

Sebanyak 68 siswi tercatat menjalani screening anemia yang dilakukan di SMK Ganecha Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Setelah diambil sampel darah oleh petugas laborat Puskemas Gajah I Ning Sulyandari AMak, hasil pemeriksaan HB dikirim kembali ke sekolah sekaligus membagikan TTD kepada siswi-siswi yang terdiagnosa anemia. rie-st

 

You Might Also Like

5.816 Orang Mendaftar jadi Relawan Covid-19
Warga Diminta Tak Terbangkan Balon Udara saat Lebaran
Buntut Kena Sanksi Komdis, Panpel PSIS akan Pasang Kamera di Stadion
Data Desil Jadi Kendala, Bantuan Beras di Sejumlah Desa Demak Belum Tersalurkan
Wabah Lumpy Skin Disease Jangkiti Ternak di Enam Kecamatan di Temanggung, Ini Antisipasinya
TAGGED:Jemput Bola ke SekolahPuskemas Gajah I Gencarkan Screening Anemiatablet tambah darah (TTD)
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?