in

Pelatihan Digital Marketing UMKM di Demak, Geliatkan Ekonomi Rakyat

Pelatihan digital marketing oleh Politeknik Negeri Semarang berkoordinasi Dinas Perdangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Demak bagi UMKM terdampak covid-19. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com) – Belum adanya kepastian COVID-19 berakhir, sedikit banyak berimbas pada kegamangan para pelaku UMKM untuk melanjutkan usaha mereka. Sementara di sisi lain kebutuhan hidup mendesak untuk dipenuhi.

Tak terkecuali di Kabupaten Demak, banyak pelaku UMKM terpaksa menutup usahanya karena penjualan menurun drastis. Bahkan meski terkucur bantuan dari pemerintah, kekhawatiran merugi tetap muncul seiring menurunnya daya beli masyarakat di samping transaksi belanja konvensional, sehubungan ketakutan paparan COVID-19.

Sehubungan itu Politeknik Negeri Semarang (Polines) berkoordinasi Dinas Perdangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Demak menggelar pelatihan digital marketing. Program rutin pengabdian masyarakat tersebut dimaksudkan memberikan keterampilan para pelaku UMKM, sehingga mereka mampu adaptif dan bangkit dari pandemi dengan ‘UMKM go digital’.

Misbakhul Arrezqi, nara sumber dari Polines menjelaskan, pasca-pandemi terjadi perubahan perilaku konsumen dari yang semula belanja konvensional ke model dalam jaringan (daring) atau online. Yakni demi mencegah paparan COVID-19, konsumen lebih memilih patuh melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dengan membatasi mobilitas dan kerumunan.

“Ketika para pelaku UMKM ini tak mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi baru yang sedikit banyak bergeser dari belanja konvensional, mereka akan tertinggal hingga akhirnya merugi dan bankrut,” ujar dosen jurusan administrasi bisnis itu, Kamis (13/1/2022).

Maka itu lah pelatihan digital marketing dengan memanfaatkan media sosial seperti instagram, Tik Tok, Google Bisnisku diberikan. Dengan harapan, 30 peserta yang merupakan para wakil pelaku UMKM dari kecamatan-kecamatan di Kota Wali dapat mentransfer ilmu juga keterampilan yang diperoleh kepada kelompok UMKM di wilayah masing-masing.

“Dengan demikian geliat ekonomi lokal merata di Kabupaten Demak, sehingga berujung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” imbuh, perintis UMKM Belimbing Bintang Lima tersebut.

Turut hadir sebagai narasumber, Kasi UMKM Sunarto. Yang menyampaikan materi tentang misi visi bupati tentang pengembangan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah, serta kewirausahaan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Demak Iskandar Zulkarnaen menyampaikan apresiasi. Berharap ada kesinambungan program pelatihan lainnya untuk UMKM sehingga ada peningkatan kompetensi. “Sebab mereka termasuk kelompok yang paling terdampak covid-19, sehingga dibutuhkan support agar mampu bangkit mengembangkan kembali usahanya,” pungkasnya. rie-yds

Written by Jatengdaily.com

Walsh Belum Main Apik saat PSIS vs Persiraja, Pelatih: Butuh Adaptasi

Jaring Pelanggan, 38 Hero Telkom Regional IV Ikuti Bootcamp