By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tekan Kasus Keswa, Puskesmas Wonosalam I Lakukan Kunjungan Rumah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tekan Kasus Keswa, Puskesmas Wonosalam I Lakukan Kunjungan Rumah

Last updated: 24 Juni 2022 20:14 20:14
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2022 20:14
Share
Petugas Puskesmas Wonosalam I saat mendampingi pasien terdiagnosa ODGJ untuk menjalani perawatan di RSJD Amino Gondohutomo Semarang. Foto : ist
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Dalam rangka mengatasi masalah kesehatan jiwa (keswa) pada masyarakat, pemerintah mengupayakan agar Puskesmas bisa memiliki layanan keswa. Sehubungan itu Puskesmas Wonosalam I melalui program keswa berbasis masyarakat, berupaya meningkatkan kesejahteraan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) maupun orang dengan masalah kejiwaan (ODMK). Sekaligus menumbuhkan kontribusi masyarakat secara pro-aktif pada berbagai usaha kesehatan jiwa berbasis masyarakat, yang menyeluruh dan berbasis hak asasi.

Kepala Puskesmas Wonosalam I dr Maria Ulfah menuturkan, umumnya orang awam beranggapan bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh santet atau diguna–guna atau kekuatan supranatural. Akan tetapi, sesungguhnya gangguan jiwa disebabkan oleh banyak faktor yang saling terkait. Antara lain gangguan biologis, psikoedukasi, pemahaman dan keyakinan agama kurang, koping tidak konstruktif, stressor psikososial, serta pengalaman traumatis.

“Sedangkan gejala yang dialami orang dengan gangguan jiwa di antaranya halusinasi, ilusi, waham atau suatu keyakinan yang tidak rasional dan tidak masuk akal. Selain itu juga gangguan proses pikir dan kemampuan berpikir, serta tingkah laku aneh,” urainya, didampingi Programer Keswa Sri Rahayu Ningsih.

Sehubungan itu sejumlah terobosan dilakukan Puskesmas Wonosalam I untuk menekan kasus keswa di wilayah kerjanya. Yakni secara umum melakukan pendampingan kepada ODGJ dan keluarganya, masyarakat dan pemerintah terkait.

“Antara lain melalui kunjungan rumah, terapi aktivitas kelompok bagi ODGJ, Support Help Group (SHG) atau kelompok swabantu bagi keluarga atau pendamping ODGJ. Serta pendampingan kepada ODGJ untuk mengakses layanan kesehatan, meningkatkan keterampilan dan aktivitas produktif,” urainya.

Selain itu, pada saat sama juga dilakukan edukasi kepada keluarga atau pendamping ODGJ mengenai keswa. Sosialisasi isu kesehatan jiwa kepada masyarakat. Serta membantu proses pengiriman pasien sistem rujukan ke RSJ dengan fasilitas ambulan puskesmas. “Di samping juga pembentukan sistem untuk pemberian layanan kepada ODGJ dari beberapa stakeholder terkait,” pungkasnya. rie-st

You Might Also Like

Polrestabes Semarang Tangkap Pelaku Asusila Adik Ipar Sendiri
Pengukuhan Prof Yanto sebagai Guru Besar Unissula Dihadiri Ketua MA, Kabareskrim Polri, hingga Mendes PDT
Gelaran USC Wujud Kedekatan USM dengan Masyarakat
Lima Persoalan Penting Yang Butuh Perhatian Presiden dan Wapres RI Terpilih
Kerusakan Jalan di Blora Capai 500 Km, Butuh Dana Rp 1,5 Triliun
TAGGED:Puskesmas Wonosalam I Lakukan Kunjungan RumahTekan Kasus Keswa
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?