By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Diduga Ubah Identias, Polri Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama ke Thailand dan Malaysia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Diduga Ubah Identias, Polri Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama ke Thailand dan Malaysia

Last updated: 15 September 2023 15:25 15:25
Jatengdaily.com
Published: 15 September 2023 15:25
Share
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa . Foto: Polri
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) Polri telah menerbitkan red notice atas gembong narkoba bernama Fredy Pratama sejak Juni 2023. Jaringan Fredy disebut sebagai sindikat narkoba terbesar di Indonesia. Perburuan Fredy Pratama melibatkan kepolisian Thailand dan Malaysia karena ditengarai ia berada di luar negeri. Sebelumnya polisi sempat menangkap ratusan kaki tangan bos narkoba di Indonesia.

“Red notice terbit sejak bulan Juni 2023,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan dikutip dari laman humas Polri pada Jumat (15/9/2023).

Diketahui, Fredy telah menjadi buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014. Sementara itu, red notice baru terbit sejak sindikat narkobanya terungkap pada Mei 2023.

“Kan sekarang baru kebongkar sindikatnya semua. Sindikatnya terbongkar dari mulai Mei kemarin terbongkar semua, makanya terbitlah red notice oleh Hubinter, sudah keluar,” jelas Mukti.

Operasi pengungkapan kasus narkoba ini diberi nama ‘Sandi Operasi Escobar’. Menurut Mukti, Fredy sempat terdeteksi di Thailand. Karena itu, dia menegaskan terus melakukan kerja sama dengan Kepolisian Thailand untuk menangkap Fredy.

“Bagaimanapun, dia sudah dibuat red notice, dia sudah nggak bisa ke mana juga sebenarnya kecuali dia pakai pemalsuan identitas. Tapi kita lacak juga dia ke mana,” ungkap Mukti.

Sebelumnya, Mukti menuturkan pihaknya menduga Fredy Pratama telah melakukan operasi plastik supaya tak dikenali. Fredy, kata dia, juga diduga mengubah jati dirinya supaya tak ditangkap polisi.

Tak hanya itu, Mukti juga menjelaskan ada sejumlah nama inisial yang dipakai gembong narkoba itu untuk menghindari kejaran kepolisian.

“Namanya Fredy Pratama alias Miming, The Secret, Cassanova, Air Bag, dan Mojopahit,” katanya.

Kendati begitu, Mukti menegaskan pihaknya masih akan melanjutkan operasi bersandi ‘Escobar‘ itu. Dia juga mengatakan masih akan melakukan penyitaan aset pada jaringan tersebut. she 

You Might Also Like

Mahasiswa KKN UNDIP Bantu Penjualan Kue Lewat Aplikasi
Siswi MAN 1 Kota Semarang Raih Beasiswa Kuliah di Hongkong, Bikin Musta’in ‘Trenyuh’ dan Penuhi Impiannya Umrahkan Ibunya Sayla
Kelas Eksklusif ITB Semarang Solusi Bisa Kerja Sebelum Wisuda
Polres Sukoharjo Masih Terus Selidiki Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Aliran Bengawan Solo
Sambut Imlek, Ada Taman Barongsai di Mal Ciputra Semarang
TAGGED:Fredy PratamaPolri Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?