By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Fenomena Supermoon Biru akan Muncul pada 30 Agustus
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Fenomena Supermoon Biru akan Muncul pada 30 Agustus

Last updated: 29 Agustus 2023 09:33 09:33
Jatengdaily.com
Published: 29 Agustus 2023 09:33
Share
Ilustrasi supermoon. Foto: PMJNews
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Bulan purnama terbesar dan paling terang tahun 2023 siap muncul pada Rabu 30 Agustus 2023, yang disebut ‘supermoon biru’. Fenomena tersebut merupakan hasil dari tiga fenomena bulan yang terjadi secara bersamaan.

Adapun itu, nama supermoon ‘biru’ tidak ada hubungannya dengan warna bulan. Faktanya, warnanya sebenarnya oranye.

Seperti dilansir dari laman PMJNews yang diambil dari Livescience, Selasa (29/8/2023), ada dua jenis bulan biru. Supermoon biru bulan Agustus termasuk dalam kategori pertama, dua bulan purnama yang terjadi di bulan yang sama.

Bulan purnama baru terbit setiap 29,5 hari. Hal ini mengingat Sturgeon Moon terjadi pada 1 Agustus 2023, maka bulan purnama pada 30 Agustus akan menjadi bulan biru.

Sementara itu, bulan biru jenis ini, disebut ‘bulan biru kalender’, terjadi kira-kira setiap dua atau tiga tahun sekali, dan bulan berikutnya terjadi pada tanggal 31 Mei 2026, berdasarkan waktu dan tanggal.

Selanjutnya, jenis bulan biru kedua, yang disebut ‘bulan biru musiman’, menggambarkan bulan purnama ketiga dari empat bulan purnama selama satu musim astronomi.

Peristiwa itu terjadi ketika satu tahun kalender mempunyai 13 bulan purnama, bukan 12 bulan purnama pada umumnya.

Sekedar informasi, satu tahun lunar 12 orbit Bumi oleh Bulan memakan waktu 354 hari, sedangkan tahun matahari Bumi adalah 365 hari. she

You Might Also Like

Hari Ini Ganjar Agendakan Rapat Antisipasi dan Pengawasan Pemudik Saat Idul Adha
Tekankan Transparansi, Mbak Ita Dorong Semua Dinas Gunakan Cashless untuk Pembelian BBM
Ungkap Kasus Penganiayaan Darso, Polda Jateng Periksa 17 Saksi Diantaranya Pak RT, Istri dan Anak Almarhum
Sejumlah Pasar jadi Titik Rawan Macet Arus Mudik
Dua Program Studi Sekolah Vokasi Undip Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik
TAGGED:Fenomena Supermoon BiruSupermoon
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?