in

Gubernur Apresiasi Terobosan Baznas Jateng Sejahterakan Masyarakat

Para pengurus dan pimpinan MUI Jateng antre menyalami Gubernur Ganjar Pranowo dan Ketua Umum MUI Jateng, KH Ahmad Darodji. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi kolaborasi Baznas dan Pemprov Jateng yang selama ini telah banyak dilakukan dengan berbagai terobosan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Kami pemerintah provinsi mengapresiasi dan terima kasih kepada Baznas yang telah melakukan kreatifitasnya bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jujur ini sebenarnya tugas Pemprov, tetapi ternyata Baznas melakukan kolaborasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ganjar pada Halalbihahal pimpinan Baznas dan MUI Kabupaten/kota se-Jateng, di Grhadika Bakti Praja, Jumat (5/5/2023).

Pada Halalbihalal tersebut, Ganjar juga menceritakan bahwa momentum Lebaran membawa kenikmatan tersendiri bagi masyarakat. Banyak dijumpai pemudik membawa barang di atas mobil ditutupi terpal, ternyata isinya beras dan sembako yang mestinya kalau dibeli di Jateng ada semua.

”Tetapi mereka saya tanya lebih senang membawa dari Jakarta sana untuk diberikan sebagai oleh-oleh bagi sanak famili dan orang tuanya di kampung. Inilah yang menjadi kenikmatan bagi pemudik. Mereka rela macet, tetapi tetap merasa senang,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, pada Lebaran 2023 ada satu juta lebih kendaraan roda empat memenuhi jalan di Jateng, dengan jumlah orang yang mudik sekitar 15 juta lebih. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap laju ekonomi mengalami pergerakan yang signifikan. Rata-rata setiap orang belanja Rp 800 ribu.

Sementara itu Ketua Umum MUI Jateng, KH Ahmad Darodji selaku ketua panitia halalbihalal menyatakan, menyongsong tahun politik 2024, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jateng telah mengagendakan sejumlah kegiatan dan halaqah yang akan melibatkan 11 komisi di MUI Jateng sepanjang tahun 2023 ini.

“MUI Jateng ingin gelaran Pemilu 2024 itu benar-benar menjadi pestanya rakyat, bukan malah menjadi penyebab perpecahan umat,” kata Dr KH Ahmad Darodji .

Tausiyah dan doa pada halalbihalal diisi oleh Pengasuh Ponpes Al Islah Mangkang, KH Hadlor Ikhsan. Dalam tausiyahnya KH Hadlor menyatakan bahwa obat anti ‘cetil’ (kikir) yang mujarab adalah berzakat atau bershodakoh.

”Di apotek mana pun tidak ada obat anti-cethil, kecuali berzakat. Maka marilah kita jangan melupakan zakat, karena manfaatnya sangat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar KH Hadlor.

Usai halalbihalal, pimpinan MUI kabupaten/kota se-Jateng mengikuti halaqah bertajuk ‘Peran MUI dalam Penguatan Pemilu Damai’ yang digelar di Hall MAJT. Kegiatan selama dua hari (Jumat dan Sabtu) menghadirkan narasumber Ketua PWI Provinsi Jateng, H Amir Machmud NS SH MH, Rektor UIN Walisongo Prof Dr H Imam Taufiq MAg, Kabid Fatwa MUI Jateng, KH Haris Shodaqoh, Guru Besar UIN Walisongo Prof Dr H Imam Yahya MAg, serta Sekretaris Umum MUI Jateng, KH Muhyiddin MAg. St

 

Written by Jatengdaily.com

Gelar Parade Semarak 476, Mbak Ita Ingin Mendorong Kebangkitan Sektor UMKM

KTT ASEAN Perkuat Negara Peserta, Berlangsung 9 sampai 10 Mei di Labuan Bajo